<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bekasi Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<atom:link href="https://jatim.relasipublik.com/category/bekasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jatim.relasipublik.com/category/bekasi/</link>
	<description>Mengutamakan Kepentingan Publik</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Apr 2026 09:13:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://jatim.relasipublik.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-Desain-tanpa-judul-80x80.png</url>
	<title>Bekasi Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<link>https://jatim.relasipublik.com/category/bekasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sempat Hilang Kontak hingga Dicari Pamannya, Vica Acnia Ternyata Jadi Korban Tewas dalam KRL di Bekasi Timur</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9796/sempat-hilang-kontak-hingga-dicari-pamannya-vica-acnia-ternyata-jadi-korban-tewas-dalam-krl-di-bekasi-timur/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9796/sempat-hilang-kontak-hingga-dicari-pamannya-vica-acnia-ternyata-jadi-korban-tewas-dalam-krl-di-bekasi-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 09:13:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Jatimrelasipublik]]></category>
		<category><![CDATA[KAI]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan KAI]]></category>
		<category><![CDATA[Sempat Hilang Kontak hingga Dicari Pamannya]]></category>
		<category><![CDATA[Vica Acnia Ternyata Jadi Korban Tewas dalam KRL di Bekasi Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=9796</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi &#8211; Sebagian publik di media sosial tengah digemparkan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9796/sempat-hilang-kontak-hingga-dicari-pamannya-vica-acnia-ternyata-jadi-korban-tewas-dalam-krl-di-bekasi-timur/">Sempat Hilang Kontak hingga Dicari Pamannya, Vica Acnia Ternyata Jadi Korban Tewas dalam KRL di Bekasi Timur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bekasi</strong> &#8211; Sebagian publik di media sosial tengah digemparkan dengan insiden kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin, 27 April 2026 malam.</p>
<p>Kini, momen menyayat hati tampak dalam sebuah video yang menunjukkan kesedihan seorang ayah dari korban yang dinyatakan meninggal dunia, Vica Acnia Fratiwi dalam insiden tersebut.</p>
<p>Dalam unggahan yang dibagikan akun Instagram @noise.talks, pada Rabu, 29 April 2026, sang ayah tampak menangis sambil memeluk peti jenazah putrinya.</p>
<p>&#8220;Sehari sebelumnya, ia masih berkeliling untuk mencari keberadaan putrinya, berharap ada kabar baik,&#8221; tulis postingan tersebut.</p>
<p>&#8220;Sekarang pencarian itu berakhir duka,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sempat Mencari dengan Selembar Foto</p>
<p>Saat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa, 28 April 2026, ayah Vica Acnia itu sempat terlihat tergesa sambil menggenggam lembaran kertas berisi foto putrinya.</p>
<p>Wajahnya tegang, matanya menyapu setiap sudut ruang, dan berharap ada petunjuk yang mengarah pada keberadaan sang anak, Vica Acnia Fiwi.</p>
<p>Namun, Vica Acnia sang putri tercinta dari seorang ayah itu kini terbaring di peti jenazah setelah proses identifikasi di RS Polri Kramat Jati.</p>
<p>Momen haru tersebut lantas menyentuh banyak hati dan menjadi gambaran pilu kehilangan yang tak tergantikan usai kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur.</p>
<p>Berkaca dari hal itu, Polda Metro Jaya mencatat jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut mencapai 15 orang.</p>
<p>Lantas, bagaimana penuturan dari pihak kepolisian ihwal proses identifikasi korban kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur itu? Berikut ulasannya.</p>
<p>Korban Tewas Capai 15 Orang</p>
<p>Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Pol dr. Martinus Ginting memastikan total korban meninggal dunia dalam insiden ini mencapai 15 orang.</p>
<p>&#8220;Iya, ada 15 (korban) meninggal dunia,” kata Ginting kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa, 28 April 2026.</p>
<p>Sementara itu, proses identifikasi korban dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.</p>
<p>Tersebar di RS Polri hingga RS Bekasi</p>
<p>Sebanyak 10 jenazah saat ini berada di RS Polri Kramat Jati, sementara 5 lainnya tersebar di sejumlah rumah sakit di Bekasi.</p>
<p>Berikut daftar nama korban tewas berdasarkan laporan terkini Polda Metro Jaya, hingga Rabu, 29 April 2026, pukul 08.30 WIB:</p>
<p>&#8211; RS Polri Kramat Jati: Tutik Anitasari (31), Harum Anjasari (27), Nur Alimantun Citra Lestari (19), Farida Utami (50), Vica Acnia Fratiwi (23), Ida Nuraida (48), Gita Septia Wardany (20), Fatmawati Rahmayani (29), Arinjani Novita Sari (25), Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32).</p>
<p>&#8211; RSUD Kota Bekasi: Nuryati (41), Nurlaela (39), Enggar Retno Krisjayanti (35).</p>
<p>&#8211; RS Bella Bekasi: Ristuti Tustirahato</p>
<p>&#8211; RS Mitra Keluarga Bekasi Timur: Adelia Rifani</p>
<p>Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari otoritas berwenang ihwal kondisi terkini para korban kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur tersebut.(@red )</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9796/sempat-hilang-kontak-hingga-dicari-pamannya-vica-acnia-ternyata-jadi-korban-tewas-dalam-krl-di-bekasi-timur/">Sempat Hilang Kontak hingga Dicari Pamannya, Vica Acnia Ternyata Jadi Korban Tewas dalam KRL di Bekasi Timur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9796/sempat-hilang-kontak-hingga-dicari-pamannya-vica-acnia-ternyata-jadi-korban-tewas-dalam-krl-di-bekasi-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Iswahyudi : Statement Kades Jukong Jukong Tuduh Nabi Korupsi Menyesatkan</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7110/iswahyudi-statement-kades-jukong-jukong-tuduh-nabi-korupsi-menyesatkan/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7110/iswahyudi-statement-kades-jukong-jukong-tuduh-nabi-korupsi-menyesatkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jul 2023 03:32:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=7110</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis : Noung daeng SUMENEP, Jatimrelasipublik.com &#8211; Statement...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7110/iswahyudi-statement-kades-jukong-jukong-tuduh-nabi-korupsi-menyesatkan/">Iswahyudi : Statement Kades Jukong Jukong Tuduh Nabi Korupsi Menyesatkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Noung daeng</p>
<p><strong>SUMENEP, Jatimrelasipublik.com</strong> &#8211; Statement kepala desa jukong jukong, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep ,Madura, Jawa Timur, dengan menuduh Nabi dan Wali semua korupsi itu sangat menyesatkan.</p>
<p>Untuk itu, dugaan Penistaan Nabi dan Wali yang dilakukannya harus dilanjutkan dengan Proses hukum</p>
<p>Pasalnya, perkataan ngelantur kades tersebut tidak mencerminkan seorang pemimpin dengan seenaknya menuduh Nabi dan Wali korupsi.</p>
<p>Apalagi, Ucapan Kades jukong jukong Hadrawa itu disampaikan didepan umum.</p>
<p>Mestinya, Kalau bukan ahlinya jangan berbicara seenaknya tanpa difikir. Jadi apa maksud dan tujuannya menuduh Nabi dan para wali korupsi apa.?</p>
<p>&#8221; Tidak tahu tempat untuk berbicara Bahkan, awalnya beralibi video hasil editan,&#8221; Kecam Iswahyudi, dengan Nada sangat marah karena Nabinya dihina</p>
<p>Sebelumnya, Kades jukong jukong menepis bahwa dirinya menuduh Nabi dan wali korupsi. Alasannya, video yang tersebar itu editan. maka dengan beralibi itu seakan dirinya tidak bersalah telah menistakan Nabi dan wali korupsi.</p>
<p>&#8221; Yang jelas, dirinya merasa bahwa video itu hasil editan, Namun setelah ada reaksi mayarakat baru meminta maaf, enak juga ya..? kita memang tabayyun tetapi proses hukum tetap kita lanjutkan,&#8221;Jelasnya. Rabu, 4/7/2023</p>
<p>Menurutnya, kemungkinan dirinya akan pemer sehingga tidak takut dengan azab Allah SWT. permintaan maaf kades jukong jukong itu kami maafkan tetapi proses hukum tetap lanjut.</p>
<p>Sebab, jika kita biarkan apa yang diucapkan kades tersebut dikwatirkan ada bermunculan pelaku pelaku lain yang akan meniru gaya ala kades tersebut, sehingga akan berakhir juga dengan kata maaf persoalan jadi selesai.</p>
<p>Maka dari itu, kami berharap kepada Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kabupaten Sumenep, membawa persoalan ini keranah hukum agar tidak ada lagi pelaku pelaku lain yang menganggap remeh dengan persoalan ini.</p>
<p>&#8221; Mengenai persoalan ini tidak ada kata toleransi. kami akan kawal terus proses hukumnya agar diduga penista Nabi dan wali masuk bui sesuai dengan perbuatannya. bukan dengan cara minta maaf lalu persoalan selesai,&#8221; Tegasnya</p>
<p>Padahal, Nabi panutan bagi umat muslim seluruh dunia. Maka, kades jukong jukong jangan asal ceplos menuduh Nabi korupsi.</p>
<p>Namun Kali ini, ada seorang pemimpin, pemimpin di level desa yang tidak paham agama secara terang terangan dan menuduh Nabi dan wali korupsi karena khilaf. tentunya statement itu penyesatan.</p>
<p>Seharusnya, Kades jukong jukong memahami Sabda Nabi Muhammad SAW, pada saat terjadinya perang UHUD manakala pasukannya mecurigai kalau Nabi akan melakukan yang namanya korupsi, Ghulul.</p>
<p>Saat itu juga Nabi bersabda :</p>
<p>Kalian pasti mengira bahwa kami akan melakukan Ghulul, Korupsi terhadap Ghanimah ( harta rampasan perang ) dan tidak akan membagikannya kepada kalian.</p>
<p>Maka saat itulah turun Firman Allah SWT dalam surat Ali Imran Ayat 161 untuk membantah tuduhan yang sangat Dholim itu.</p>
<p>Firman Allah SWT dalam surat Ali Imran itu sebagai berikut :</p>
<p>&#8221; Dan tidak mungkin seorang nabi berkhianat dalam urusan harta rampasan perang. Barang siapa berkhianat, niscaya pada hari kiamat dia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya itu. kemudian setiap orang akan diberi balasan yang sempurna sesuai dengan apa yang dilakukannya dan mereka tidak didzalimi,&#8221;</p>
<p>Nah, mengenai persoalan Kades jukong jukong sudah jelas menistakan nabi dengan menuduh korupsi dihadapan banyak orang.</p>
<p>Untuk itu, kami berharap kepada MUI atau departemen Agama yang berwenang segera mengambil sikap atas kegaduhan ini, karena menyangkut keyakinan umat beragama.</p>
<p>&#8221; Segera panggil dan adili pelaku kegaduhan, siapapun itu, agar tidak terjadi konflik horizontal,&#8221;Tandasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7110/iswahyudi-statement-kades-jukong-jukong-tuduh-nabi-korupsi-menyesatkan/">Iswahyudi : Statement Kades Jukong Jukong Tuduh Nabi Korupsi Menyesatkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7110/iswahyudi-statement-kades-jukong-jukong-tuduh-nabi-korupsi-menyesatkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelaku Cabul Akan Segera Di panggil Petugas</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/bekasi/5787/pelaku-cabul-akan-segera-di-panggil-petugas/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/bekasi/5787/pelaku-cabul-akan-segera-di-panggil-petugas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2022 14:07:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku Cabul]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku Cabul Akan Segera Di panggil Petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Pelecehan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=5787</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kasus dugaan pelecehan seksual dan penipuan yang di...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/bekasi/5787/pelaku-cabul-akan-segera-di-panggil-petugas/">Pelaku Cabul Akan Segera Di panggil Petugas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kasus dugaan pelecehan seksual dan penipuan yang di duga di lakukan ND, seorang dukun berkedok pengajian, Polisi mengaku masih mencari barang bukti, termasuk kain yang di gunakan korban saat menjadi korban pelecehan oleh dukun berkedok pengajian tersebut.</p>
<p>Pernyataan tersebut diungkapan kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Aris timang, yang mengatakan para korban datang ke lokasi kejadian di Cipayung dengan dalih di bersihkan di ajak ke lantai tiga dan oleh pelaku di minta membuka seluruh pakaian dan setelah itu di mintai tidur untuk kemudian di lakukan penyedotan yang di duga merupakan pelecehan seksual.</p>
<p>Karena dianggap tidak sesuai dengan akidah ajaran agama Islam, para korban baru sadar terlebih pengajian yang di lakukan tidak ada perubahan Sampai akhirnya para korban melapor ke Polsek metro Bekasi.</p>
<p>Selain membuat laporan cabul pada korban juga sempat melaporkan kasus penipuan yang di lakukan dukun berkedok pengajian tersebut.</p>
<p>&#8220;laporan secepatnya akan kami tidak lanjuti dan kami masih mencari bukti bukti termasuk akan di Lidik dalam kasus laporannya, karena ada kemungkinan akan ada korban lainnya&#8217; ucap kasat reskrim</p>
<p>&#8220;bila semua bukti dan alat bukti sudah terpenuhi akan segera memanggil pelaku untuk di lakukan klarifikasi dengan memanggil pelaku&#8221; tambahnya</p>
<p>Dengan adanya laporan para korban yang menjadi korban penipuan maupun pelecehan polres metro Bekasi juga akan menerima apabila ada korban lainnya untuk melakukan pelaporan.</p>
<p>Sebelumnya di ketahui empat pria paruh baya mendatangi polres metro Bekasi untuk melaporkan kasus penipuan dan pelecehan seksual yang di lakukan dukun berkedok pengajian</p>
<p>Dalam isi laporanya di Nomor: LP/B/2555/x/2022/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Metro Jaya, WRD (55) Warga Kampung Bojongjaya, RT 006 RW 002, Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi mengaku telah menjadi korban pemaksaan melakukan perbuatan cabul.</p>
<p>( Den )</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/bekasi/5787/pelaku-cabul-akan-segera-di-panggil-petugas/">Pelaku Cabul Akan Segera Di panggil Petugas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/bekasi/5787/pelaku-cabul-akan-segera-di-panggil-petugas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
