<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jawa barat Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<atom:link href="https://jatim.relasipublik.com/category/jawa-barat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jatim.relasipublik.com/category/jawa-barat/</link>
	<description>Mengutamakan Kepentingan Publik</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Apr 2026 09:13:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://jatim.relasipublik.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-Desain-tanpa-judul-80x80.png</url>
	<title>Jawa barat Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<link>https://jatim.relasipublik.com/category/jawa-barat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sempat Hilang Kontak hingga Dicari Pamannya, Vica Acnia Ternyata Jadi Korban Tewas dalam KRL di Bekasi Timur</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9796/sempat-hilang-kontak-hingga-dicari-pamannya-vica-acnia-ternyata-jadi-korban-tewas-dalam-krl-di-bekasi-timur/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9796/sempat-hilang-kontak-hingga-dicari-pamannya-vica-acnia-ternyata-jadi-korban-tewas-dalam-krl-di-bekasi-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 09:13:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Jatimrelasipublik]]></category>
		<category><![CDATA[KAI]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan KAI]]></category>
		<category><![CDATA[Sempat Hilang Kontak hingga Dicari Pamannya]]></category>
		<category><![CDATA[Vica Acnia Ternyata Jadi Korban Tewas dalam KRL di Bekasi Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=9796</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi &#8211; Sebagian publik di media sosial tengah digemparkan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9796/sempat-hilang-kontak-hingga-dicari-pamannya-vica-acnia-ternyata-jadi-korban-tewas-dalam-krl-di-bekasi-timur/">Sempat Hilang Kontak hingga Dicari Pamannya, Vica Acnia Ternyata Jadi Korban Tewas dalam KRL di Bekasi Timur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bekasi</strong> &#8211; Sebagian publik di media sosial tengah digemparkan dengan insiden kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin, 27 April 2026 malam.</p>
<p>Kini, momen menyayat hati tampak dalam sebuah video yang menunjukkan kesedihan seorang ayah dari korban yang dinyatakan meninggal dunia, Vica Acnia Fratiwi dalam insiden tersebut.</p>
<p>Dalam unggahan yang dibagikan akun Instagram @noise.talks, pada Rabu, 29 April 2026, sang ayah tampak menangis sambil memeluk peti jenazah putrinya.</p>
<p>&#8220;Sehari sebelumnya, ia masih berkeliling untuk mencari keberadaan putrinya, berharap ada kabar baik,&#8221; tulis postingan tersebut.</p>
<p>&#8220;Sekarang pencarian itu berakhir duka,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sempat Mencari dengan Selembar Foto</p>
<p>Saat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa, 28 April 2026, ayah Vica Acnia itu sempat terlihat tergesa sambil menggenggam lembaran kertas berisi foto putrinya.</p>
<p>Wajahnya tegang, matanya menyapu setiap sudut ruang, dan berharap ada petunjuk yang mengarah pada keberadaan sang anak, Vica Acnia Fiwi.</p>
<p>Namun, Vica Acnia sang putri tercinta dari seorang ayah itu kini terbaring di peti jenazah setelah proses identifikasi di RS Polri Kramat Jati.</p>
<p>Momen haru tersebut lantas menyentuh banyak hati dan menjadi gambaran pilu kehilangan yang tak tergantikan usai kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur.</p>
<p>Berkaca dari hal itu, Polda Metro Jaya mencatat jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut mencapai 15 orang.</p>
<p>Lantas, bagaimana penuturan dari pihak kepolisian ihwal proses identifikasi korban kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur itu? Berikut ulasannya.</p>
<p>Korban Tewas Capai 15 Orang</p>
<p>Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Pol dr. Martinus Ginting memastikan total korban meninggal dunia dalam insiden ini mencapai 15 orang.</p>
<p>&#8220;Iya, ada 15 (korban) meninggal dunia,” kata Ginting kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa, 28 April 2026.</p>
<p>Sementara itu, proses identifikasi korban dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.</p>
<p>Tersebar di RS Polri hingga RS Bekasi</p>
<p>Sebanyak 10 jenazah saat ini berada di RS Polri Kramat Jati, sementara 5 lainnya tersebar di sejumlah rumah sakit di Bekasi.</p>
<p>Berikut daftar nama korban tewas berdasarkan laporan terkini Polda Metro Jaya, hingga Rabu, 29 April 2026, pukul 08.30 WIB:</p>
<p>&#8211; RS Polri Kramat Jati: Tutik Anitasari (31), Harum Anjasari (27), Nur Alimantun Citra Lestari (19), Farida Utami (50), Vica Acnia Fratiwi (23), Ida Nuraida (48), Gita Septia Wardany (20), Fatmawati Rahmayani (29), Arinjani Novita Sari (25), Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32).</p>
<p>&#8211; RSUD Kota Bekasi: Nuryati (41), Nurlaela (39), Enggar Retno Krisjayanti (35).</p>
<p>&#8211; RS Bella Bekasi: Ristuti Tustirahato</p>
<p>&#8211; RS Mitra Keluarga Bekasi Timur: Adelia Rifani</p>
<p>Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari otoritas berwenang ihwal kondisi terkini para korban kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur tersebut.(@red )</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9796/sempat-hilang-kontak-hingga-dicari-pamannya-vica-acnia-ternyata-jadi-korban-tewas-dalam-krl-di-bekasi-timur/">Sempat Hilang Kontak hingga Dicari Pamannya, Vica Acnia Ternyata Jadi Korban Tewas dalam KRL di Bekasi Timur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9796/sempat-hilang-kontak-hingga-dicari-pamannya-vica-acnia-ternyata-jadi-korban-tewas-dalam-krl-di-bekasi-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi, Perintahkan Investigasi dan Perbaikan Lintasan</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9790/prabowo-jenguk-korban-kecelakaan-kereta-di-rsud-bekasi-perintahkan-investigasi-dan-perbaikan-lintasan/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9790/prabowo-jenguk-korban-kecelakaan-kereta-di-rsud-bekasi-perintahkan-investigasi-dan-perbaikan-lintasan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 08:54:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jatimrelasipublik]]></category>
		<category><![CDATA[KAI]]></category>
		<category><![CDATA[Perintahkan Investigasi dan Perbaikan Lintasan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=9790</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi &#8211; Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjenguk...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9790/prabowo-jenguk-korban-kecelakaan-kereta-di-rsud-bekasi-perintahkan-investigasi-dan-perbaikan-lintasan/">Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi, Perintahkan Investigasi dan Perbaikan Lintasan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bekasi</strong> &#8211; Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjenguk para korban kecelakaan kereta api di RSUD Bekasi, Selasa, 28 april 2026 pagi.</p>
<p>Prabowo menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada para korban dan keluarga, serta memastikan pemerintah akan bergerak cepat untuk menangani dampak kecelakaan tersebut.</p>
<p>“Atas nama pribadi dan atas nama pemerintah, saya ucapkan belasungkawa atas kejadian yang telah terjadi. Kita segera mengadakan investigasi untuk mengetahui bagaimana peristiwa ini bisa terjadi,” ujar Prabowo kepada awak media.</p>
<p>Prabowo juga menegaskan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perlintasan kereta api yang dinilai masih banyak belum terjaga dengan baik, khususnya di wilayah padat seperti Bekasi.</p>
<p>“Kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak terjaga. Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan pembangunan fly over karena Bekasi ini juga padat, dan kebutuhan kereta api itu sangat penting serta mendesak. Saya sudah setujui agar segera dibangun fly over langsung melalui bantuan Presiden,” jelas Prabowo.</p>
<p>Selain Bekasi, Prabowo juga menyoroti sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang membutuhkan penanganan serius. Menurutnya, banyak lintasan tersebut telah ada sejak zaman kolonial dan belum terselesaikan hingga saat ini.</p>
<p>“Dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun, sekarang sudahlah kita selesaikan semua itu. Saya akan perintahkan segera kita akan perbaiki semua lintasan tersebut, apakah dengan pos jaga atau dengan fly over, nanti pelaksanaannya kita tunjuk,” lanjutnya.</p>
<p>Lebih lanjut, pemerintah akan menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun untuk meningkatkan keselamatan transportasi publik sekaligus memperkuat infrastruktur perkeretaapian nasional.</p>
<p>“Kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun demi keselamatan, karena kereta api sangat penting dan sangat kita perlukan. Sudah berapa puluh tahun hal ini tidak dilakukan, sekarang saatnya kita lakukan,” imbuhnya.</p>
<p>Seperti diketahui, kecelakaan kereta api tersebut terjadi pada Senin malam, 27 April 2026, di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.</p>
<p>Insiden tersebut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak rangkaian KRL Commuter Line Cikarang yang sedang berhenti di stasiun.</p>
<p>Benturan keras terjadi pada gerbong paling belakang, yang merupakan gerbong khusus perempuan, menyebabkan korban jiwa dan puluhan penumpang mengalami luka-luka.(@red ).</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9790/prabowo-jenguk-korban-kecelakaan-kereta-di-rsud-bekasi-perintahkan-investigasi-dan-perbaikan-lintasan/">Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi, Perintahkan Investigasi dan Perbaikan Lintasan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9790/prabowo-jenguk-korban-kecelakaan-kereta-di-rsud-bekasi-perintahkan-investigasi-dan-perbaikan-lintasan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Heboh ! Balita di Cianjur Meninggal Dunia Buntut Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Belum Ungkap Hasil Lab</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9777/heboh-balita-di-cianjur-meninggal-dunia-buntut-dugaan-keracunan-mbg-dinkes-belum-ungkap-hasil-lab/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9777/heboh-balita-di-cianjur-meninggal-dunia-buntut-dugaan-keracunan-mbg-dinkes-belum-ungkap-hasil-lab/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 07:56:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[#pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Belum Ungkap Hasil Lab]]></category>
		<category><![CDATA[Heboh ! Balita di Cianjur Meninggal Dunia Buntut Dugaan Keracunan MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Jatimrelasipublik]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=9777</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cianjur &#8211; Sebagian publik di media sosial tengah...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9777/heboh-balita-di-cianjur-meninggal-dunia-buntut-dugaan-keracunan-mbg-dinkes-belum-ungkap-hasil-lab/">Heboh ! Balita di Cianjur Meninggal Dunia Buntut Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Belum Ungkap Hasil Lab</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cianjur</strong> &#8211; Sebagian publik di media sosial tengah dihebohkan dengan kabar meninggalnya seorang balita, MAB (2) di Kecamatan Leles, Cianjur, Jawa Barat.</p>
<p>Sebelumnya, balita berusia 2 tahun itu sempat menjadi korban kasus dugaan keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Selasa, 14 April 2026 lalu.</p>
<p>&#8220;Balita 2 tahun meninggal usai santap menu MBG,&#8221; demikian tertulis dalam postingan Instagram @feedgramindo, pada Minggu, 26 April 2026.</p>
<p>Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi kasus dugaan keracunan massal MBG yang dialami anak-anak di Leles, Cianjur tersebut? Berikut ulasannya.</p>
<p>Dinkes Belum Ungkap Hasil Lab</p>
<p>Sebelumnya diketahui, kasus yang menimpa MAB ini merupakan bagian dari insiden keracunan massal yang melibatkan 134 anak di Kecamatan Leles.</p>
<p>Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur, Made Setiawan mengatakan pihaknya belum dapat memastikan pasien tersebut meninggal akibat keracunan yang disebabkan mengonsumsi MBG atau tidak.</p>
<p>Terlebih, Made menuturkan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium.</p>
<p>&#8220;Kami masih menunggu hasil uji laboratorium guna memastikan apakah pemicu keracunan dari makanan atau faktor lain,&#8221; kata Made dalam keterangannya di Cianjur, pada Sabtu, 25 April 2026.</p>
<p>&#8220;Kami segera umumkan setelah hasilnya keluar sekitar satu pekan ke depan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sempat Dirawat di Puskesmas</p>
<p>Sebelum meninggal dunia di RSUD Pagelaran, MAB sempat menjalani perawatan di Puskesmas Leles.</p>
<p>Akibat kondisi kesehatan yang terus menurun, pihak puskesmas merujuk balita tersebut ke RSUD Pagelaran pada Rabu, 22 April 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.</p>
<p>Dalam kesempatan berbeda, Direktur RSUD Pagelaran, dr. Irvan Nur Fauzi menuturkan, korban tiba di unit gawat darurat (UGD) dalam kondisi kritis dan membutuhkan tindakan medis segera.</p>
<p>&#8220;Pasien balita ini merupakan rujukan dari Puskesmas Leles,” tutur Irvan di RSUD Pagelaran, Cianjur, pada Sabtu, 25 April 2026.</p>
<p>“Tiba di IGD langsung mendapatkan penanganan karena kondisinya tidak stabil, lemas, pusing, dan tangan serta kaki bengkak,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Diduga Akibat Syok Septik</p>
<p>Setelah menerima penanganan medis intensif selama kurang lebih 12 jam, dikabarkan nyawa korban tidak tertolong.</p>
<p>Berdasarkan pemeriksaan medis, penyebab utama kematian adalah syok septik yang berkaitan dengan komplikasi gangguan pencernaan.</p>
<p>&#8220;Hanya sekitar 12 jam dari pertama tiba di IGD, pasien meninggal dunia,&#8221; ungkap Irvan.</p>
<p>&#8220;Diagnosisnya syok septik. Karena, sejak awal penanganan pasien juga ada riwayat diare,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian hingga otoritas berwenang atas dugaan kasus keracunan MBG di Leles, Cianjur tersebut.(@red).</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9777/heboh-balita-di-cianjur-meninggal-dunia-buntut-dugaan-keracunan-mbg-dinkes-belum-ungkap-hasil-lab/">Heboh ! Balita di Cianjur Meninggal Dunia Buntut Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Belum Ungkap Hasil Lab</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9777/heboh-balita-di-cianjur-meninggal-dunia-buntut-dugaan-keracunan-mbg-dinkes-belum-ungkap-hasil-lab/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bicara Oligarki, Rumah Sakit Baghraf Health Clinic Babbalan Sumenep Milik Siapa.?</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9239/bicara-oligarki-rumah-sakit-baghraf-health-clinic-babbalan-sumenep-milik-siapa/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9239/bicara-oligarki-rumah-sakit-baghraf-health-clinic-babbalan-sumenep-milik-siapa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Oct 2024 13:43:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Oligarki]]></category>
		<category><![CDATA[Oligarki]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Baghraf Health Clinic Babbalan Sumenep Milik Siapa.?]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah sakit bhc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=9239</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sumenep, Jatimrelasipublik.com &#8211; Keberadaan rumah sakit disumenep memang...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9239/bicara-oligarki-rumah-sakit-baghraf-health-clinic-babbalan-sumenep-milik-siapa/">Bicara Oligarki, Rumah Sakit Baghraf Health Clinic Babbalan Sumenep Milik Siapa.?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumenep, Jatimrelasipublik.com</strong> &#8211; Keberadaan rumah sakit disumenep memang sangat dibutuhkan, karena pasien baik daratan maupun kepulauan terkadang banyak dirujuk ke rumah sakit kabupaten lain seperti, ke Kota Bangkalan, dan Rumah Sakit di Surabaya</p>
<p>Namun, kali ini, Keberadaan rumah sakit Baghraf Health Clinic (BHC), di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, yang terbangun megah malah menjadi pro kontra dan sempat didemo para aktivis karena dianggapnya melanggar sempadan sungai.</p>
<p>Ironisnya, Berdasarkan informasi yang didapat awak media ini bahwa, Rumah Sakit BHC yang dianggap milik M.H Said Abdullah, salah satu anggota DPR &#8211; RI Dapil XI Madura, diduga milik oligarki</p>
<p>Hal itu berdasarkan pengakuan dari salah satu Narasumber yang dapat dipercaya berinisial L, Sebenarnya rumah sakit yang berdiri megah di lingkar barat tersebut bukan milik bapak Said, tetapi diduga milik oligarki Mayapada Group</p>
<p>” Rumah Sakit swasta yang baru dibangun itu diduga milik Mayapada Group, tetapi para pendukungnya dengan songong mengatasnamakan milik Said Abdullah. itu kan masuk pembohongan publik,&#8221; Ungkapnya pada awak media ini</p>
<p>Manurut inisial L, Bagi dirinya tidak keberatan dengan pembangunan rumah sakit atau pembangunan yang lain lainnya dikabupaten sumenep, asalkan jangan di monopoli seakan milik junjungan mereka.</p>
<p>Padahal, info yang Ia dapatkan bahwa secara tidak langsung oligarki sudah masuk di kabupaten sumenep. Tapi, bagi mereka seakan anti oligarki.</p>
<p>&#8221; Saran saya, Jangan seakan anti oligarki, karena jika info yang saya dapat itu benar bahwa rumah sakit BHC punyak oligarki. Maka dari itu, mereka nantinya akan malu dengan ucapannya sendiri,&#8221; Ujarnya</p>
<p>Lebih lanjut Ia memaparkan, Pak said telah menelephone pada bosnya dan mengaku bahwa rumah sakit BHC itu milik Mayapada Group.</p>
<p>&#8221; Buat apa bos bangun rumah sakit disumenep, kan sudah ada rumah sakit milik Mayapada Group,&#8221;Katanya, meniru nada bicara Bosnya ketika berbicara lewat telephone seluler dengan said abdullah</p>
<p>Kemudian Ia menegaskan, semua yang ia bongkar itu disebabkan dibeberapa Whatsapp group bahwa pendukung mereka berkoar koar seakan anti oligarki. Maka dari itu, masyarakat juga harus tahu bahwa bangunan milik oligarki yang  sudah ada di sumenep, salah satunya adalah rumah sakit BHC di desa Babbalan.</p>
<p>&#8221; Saya mangkel, Kroni kroni mereka itu selalu bicara oligarki. Nyatanya, dibelakang adanya bangunan Rumah sakit itu karena oligarki. Jadi, Saya harus katakan sejujurnya kepada masyarakat kalau oligarki sudah masuk sumenep,&#8221; tegasnya</p>
<p>Lalu Ia menambahkan bahwa tidak ada kepentingan apapun, sehingga harus dengan cara tak terpuji untuk menjatuhkan lawan politik. Jadi Ia kembali menegaskan, tidak ada unsur unsur apapun, silahkan berpoltik, Tetapi jangan menyerang oligarki.</p>
<p>&#8221; Intinya akan saya buktikan, saya akan turunkan Tim agar masyarakat tahu bahwa Rumah sakit dan Hotel yang baru dibangun itu juga milik oligarki,&#8221; Pungkasnya</p>
<p>Penulis ; Noung daeng</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9239/bicara-oligarki-rumah-sakit-baghraf-health-clinic-babbalan-sumenep-milik-siapa/">Bicara Oligarki, Rumah Sakit Baghraf Health Clinic Babbalan Sumenep Milik Siapa.?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/9239/bicara-oligarki-rumah-sakit-baghraf-health-clinic-babbalan-sumenep-milik-siapa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa SMK Inovasi Mesin Pembuat Es Krim</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7232/siswa-smk-inovasi-mesin-pembuat-es-krim/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7232/siswa-smk-inovasi-mesin-pembuat-es-krim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 23:53:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cimahi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa SMK Inovasi Mesin Pembuat Es Krim]]></category>
		<category><![CDATA[Skm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=7232</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis : Muiz Jatimrelasipublik.com &#8211; Siswa dari SMK...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7232/siswa-smk-inovasi-mesin-pembuat-es-krim/">Siswa SMK Inovasi Mesin Pembuat Es Krim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Muiz</p>
<p><strong>Jatimrelasipublik.com</strong> &#8211; Siswa dari SMK TI Pembangunan Kota Cimahi, Jawa Barat ciptakan inovasi menarik yakni mesin pembuat es krim dari barang bekas. Adapun mesin pembuat es krim sederhana ini merupakan wujud dari penerapan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dilakukan di SMK TI Pembangunan Kota Cimahi.</p>
<p>Mesin putar yang berfungsi untuk membuat es krim ini dibuat oleh Akmal Fauzan Suwanda, Dendi Dwi Wijayanto, Firmansyah Ahmadani Suhara, dan Ika Indriani Azzahra. Menurut Didit Ariadi, Kepala SMK TI Pembangunan Kota Cimahi, awal mulanya siswa diberikan tugas P5 dengan tema gaya hidup berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Siswa ditugaskan untuk membuat produk dari barang bekas khususnya limbah elektronik sesuai dengan kompetensi keahliannya,&#8221; ujarnya dikutip dari laman Ditjen Pendidikan Vokasi, Senin (17/7/2023).</p>
<p>Usai mendapatkan tugas tersebut, para siswa mencari ide untuk menghasilkan sebuah produk sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Sedangkan ide membuat mesin pembuat es krim ini muncul saat salah satu siswa tak sengaja melihat konten video mesin pembuat es krim sederhana di media sosial.</p>
<p>Lantaran tertarik untuk membuat hal yang sama, akhirnya mereka saling berdiskusi dan meminta bimbingan dari para guru untuk mengeksekusinya.</p>
<p>&#8220;Ya awalnya saya melihat-lihat konten tentang es krim di media sosial. Kemudian, muncullah konten mesin pembuat es krim simpel dengan waktu yang cepat,&#8221; tutur Akmal.</p>
<p>Dari situlah kemudian muncul ide untuk membuat mesin sederhana pembuat es krim dari barang bekas.</p>
<p>Untuk bahan-bahannya seperti motor kompresor, mesin bor, vanbelt, dan plat besi. Sedang proses pembuatannya tak membutuhkan waktu lama karena jika bahan-bahan sudah ada, dalam sehari mesin ini bisa selesai dikerjakan. Ketika proses merangkai, para siswa didampingi oleh guru pembimbing sehingga tercipta alat pembuat es krim sederhana.</p>
<p>Kini, mesin pembuat es krim karya siswa SMK TI Pembangunan Kota Cimahi masih digunakan untuk kegiatan pembelajaran di lingkungan sekolah. Rencana ke depan, mesin ini akan diproduksi massal sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat dari mesin yang dibuat oleh siswa SMK TI Pembangunan Kota Cimahi.</p>
<p>Bahkan menurut Didit, ada warga sekitar yang meminta untuk dibuatkan mesin tersebut. Kendati demikian, mereka masih fokus untuk menyempurnakan alat tersebut dan mendapatkan hak paten terlebih dahulu sebelum memproduksi massal mesin ini.</p>
<p>Bahkan menurut Didit, ada warga sekitar yang meminta untuk dibuatkan mesin tersebut. Kendati demikian, mereka masih fokus untuk menyempurnakan alat tersebut dan mendapatkan hak paten terlebih dahulu sebelum memproduksi massal mesin ini.</p>
<p>Untuk kelebihan dari mesin ini mampu membuat es krim menjadi lebih cepat dibandingkan dengan mesin telah beredar dan digunakan terlebih dahulu di pasaran.</p>
<p>&#8220;Biasanya dalam memproduksi es krim bisa memakan waktu 7 sampai 8 jam. Akan tetapi, dengan mesin ini, waktu yang dibutuhkan untuk proses produksi hanya memakan waktu sekitar 1 sampai 1,5 jam saja atau jauh lebih efisien,&#8221; jelas Akmal.</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7232/siswa-smk-inovasi-mesin-pembuat-es-krim/">Siswa SMK Inovasi Mesin Pembuat Es Krim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7232/siswa-smk-inovasi-mesin-pembuat-es-krim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
