<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#BICARA Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<atom:link href="https://jatim.relasipublik.com/tag/bicara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/bicara/</link>
	<description>Mengutamakan Kepentingan Publik</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Oct 2021 16:57:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://jatim.relasipublik.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-Desain-tanpa-judul-80x80.png</url>
	<title>#BICARA Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/bicara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tertuduh Sindikat Mafia Pupuk Subsidi Sumenep, Dulsiam angkat bicara</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/4417/tertuduh-sindikat-mafia-pupuk-subsidi-sumenep-dulsiam-angkat-bicara/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/4417/tertuduh-sindikat-mafia-pupuk-subsidi-sumenep-dulsiam-angkat-bicara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2021 16:22:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[#Angkat]]></category>
		<category><![CDATA[#BICARA]]></category>
		<category><![CDATA[#Dulsiam]]></category>
		<category><![CDATA[#Mafia]]></category>
		<category><![CDATA[#Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[#Sindikat]]></category>
		<category><![CDATA[#subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[#Tertuduh]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=4417</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Relasipublik.com &#8211; Viralnya pemberitan disalah satu Media...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/4417/tertuduh-sindikat-mafia-pupuk-subsidi-sumenep-dulsiam-angkat-bicara/">Tertuduh Sindikat Mafia Pupuk Subsidi Sumenep, Dulsiam angkat bicara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Relasipublik.com &#8211; </strong>Viralnya pemberitan disalah satu Media online terkait dugaan sindikat Mafia Pupuk di kabupaten sumenep, Madura, Jawa Timur, semakin menjadi bola panas. Pasalnya, dalam pemberitaan itu merujuk pada nama H. Dulsiam yang merupakan anggota DPRD sumenep dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).</p>
<p>Maka dengan adanya dugaan demikian, H.Dulsiam menyatakan, saya merasa keberatan atas pemberitaan media online galaksi.id yang mencatut nama saya seakan menjadi sindikat mafia Pupuk bersubsidi dikabupaten sumenep. tentunya dalam hal ini saya dirugikan. Padahal, sudah saya sampaikan sebelumnya bahwa saya ingin meluruskan memberikan data terkait distribusi pupuk subsidi di Kabupaten Sumenep. Jadi, saya menginginkan wartawan yang mencatut nama saya dalam pemberitaan untuk belajar dulu etika penulisan berita, sebagaimana diatur oleh undang-undang pers bahwa narasumber wajib dikonfirmasi.</p>
<p>&#8221; Mestinya media tersebut konfirmasi, karena saya kira tidak dibenarkan<br />
menaikkan berita tampa menghubungi narasumber,&#8221;Ucapnya. Senin, 11/10/2021.</p>
<p>Lebih lanjut dulsiam mengatakan, walaupun saya bukan orang hukum dan bukan orang yang paham tentang undang-undang, tetapi pemberitaan seperti itu tidak dibenarkan, karena diduga tidak sesuai dengan produk jurnalistik.</p>
<p>&#8220;Saya merasa keberatan dan dirugikan, sebab nama saya merasa dicemarkan,&#8221; terang dulsiam Ketua komisi III DPRD sumenep pada Media ini</p>
<p>Menurut dulsiam, dalam kondisi seperti ini, saya berharap kehadiran pemerintah, karena sekarang ini memasuki musim penghujan. tentunya, bagaimana hak-hak masyarakat dapat terpenuhi agar mereka tidak lagi mengalami kelangkaan pupuk subsidi. tetapi selama ini, masyarakat sulit mendapatkan pupuk, padahal kita tahu stok pupuk pemerintah tidak akan pernah berkurang jika distribusinya benar benar menerapkan peraturan.</p>
<p>&#8221; Pendistribusian pupuk subsidi itu harusnya pemerintah hadir memfasilitasi, agar sesuai dengan aturan dan mekanismenya,&#8221;Ujarnya.</p>
<p>Kemudian Ia menambahkan, mestinya pemerintah hadir mensosialisasikan pupuk itu, sehingga petani yang betul-betul butuh pupuk yang tergabung dalam kelompok tani tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan pupuk.</p>
<p>&#8221; Pupuk itu bukan berarti langkah, tapi masyarakat petani tidak melakukan penebusan sehingga dalam persoalan ini nama saya yang jadi korban,&#8221;Imbuhnya.</p>
<p><strong>Penulis : Noung daeng</strong></p>
<p><strong style="color: #7b7b7b; font-style: italic;">Editor    : Mawardi</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/4417/tertuduh-sindikat-mafia-pupuk-subsidi-sumenep-dulsiam-angkat-bicara/">Tertuduh Sindikat Mafia Pupuk Subsidi Sumenep, Dulsiam angkat bicara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/4417/tertuduh-sindikat-mafia-pupuk-subsidi-sumenep-dulsiam-angkat-bicara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terkait MOU Kapolri dan Advocad, Kasat Reskrim Sumenep Angkat Bicara Melalui&#8230;.</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/2356/terkait-mou-kapolri-dan-advocad-kasat-reskrim-sumenep-angkat-bicara-melalui/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/2356/terkait-mou-kapolri-dan-advocad-kasat-reskrim-sumenep-angkat-bicara-melalui/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2021 09:18:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[#Advocad]]></category>
		<category><![CDATA[#Angkat]]></category>
		<category><![CDATA[#BICARA]]></category>
		<category><![CDATA[#dan]]></category>
		<category><![CDATA[#Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[#Kasat]]></category>
		<category><![CDATA[#Melalui]]></category>
		<category><![CDATA[#MOU]]></category>
		<category><![CDATA[#Reskrim]]></category>
		<category><![CDATA[#Terkait]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=2356</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Relasipublik.Com &#8211; Undangan permohonan klarivikasi dari Pihak...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/2356/terkait-mou-kapolri-dan-advocad-kasat-reskrim-sumenep-angkat-bicara-melalui/">Terkait MOU Kapolri dan Advocad, Kasat Reskrim Sumenep Angkat Bicara Melalui&#8230;.</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Relasipublik.Com &#8211; </strong>Undangan permohonan klarivikasi dari Pihak Polres Sumenep terhadap pengacara kondang asal sumenep kurniadi, SH untuk dimintai keterangan perkara pencemaran nama baik melalui media Sosial menjadi boming di setiap Watshapp Groub. Pasalnya, pemanggilan itu diduga mencedarai MOU Kapolri dan advocad.</p>
<p>Mengenai hal itu, awak media Relasipublik.com menghubungi Kabbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti melalui via watshapp menyatakan, undangan terhadap Kurniadi, S H itu merupakan undangan Klarivikasi mas,&#8221;balasnya via Watshapp Selasa, 20/4/2021.</p>
<p>Kemudian AKP Widiarti mengirim voice note ( pesan suara) Kasat reskrim Polres Sumenep.dalam voice itu Kasat rekrim AKP Yusuf Fared, SH menjelaskan, terkait dengan beredarnya berita yang berjudul Kapolres Sumenep berani melawan Kapolri, itu tidak mungkin dan tidak benar, karena permasalahan sekarang ini adalah Polres Sumenep khususnya satreskrim telah menangani perkara pencemaran nama baik melalui media sosial yang mana pelapornya adalah Muhammad jufri dan Yang dilaporkan adalah Kurniadi, dan kebetulan kurnadi tersebut adalah berprofesi sebagai advokat. dalam hal ini, Yang dilaporkan adalah pribadinya Kurniadi,&#8221; ucapnya melalui voice note yang dikirim Kasubbag Polres Sumenep pada media ini.</p>
<p>Lebih lanjut dalam voice notenya Yusuf  memaparkan, pemanggilan itu juga dilakukan sesuai arahan dari Pembina hukum di Polda Jatim kepada jajaran yang mana menjelaskan MOU Kapolri dengan advokat. Padahal, MOU itu telah berakhir pada tahun 2017, dan Sejak saat itu belum ada perpanjangan lagi, sehingga kami memanggil atau memberikan surat undangan kepada Kurniadi itu sendiri yang saat ini masih proses Penyelidikan dan penyidikan,&#8221;jelas Kasat Reskrim Polres Sumenep AKP Yusuf Fared melalui voice note.</p>
<p>&#8221; Pemanggilan yang dilakukan Polisi adalah melakukan pemanggilan dengan memberikan surat undangan klarifikasi kepada pelapor, kepada saksi maupun kepada terlapor. Maka, rekan-rekan media Mohon bantuannya untuk membantu kami sehingga perkara ini bisa tuntas,&#8221;Pungkasnya.</p>
<p>Kendati demikian Kurniadi, SH angkat bicara dan menyatakan, Saya Kurniadi, Pengacara Yang Dipanggil Penyidik Polres Sumenep dengan ancaman melakukan tindak pidana pencemaran melalui medsos Face Book yang diunggah tanggal 09 Oktober 2020;</p>
<p>Dengan ini, saya, Kurniadi tersebut, memberikan tanggapan terhadap penjelasan Kapolres Sumenep, baik yang sampaikan melalui Kasubag Humasnya melalui rilis What’App, tanggal 19 April 2021, penjelasan Kasatreskrim melalui Voice Note pada tanggal yg sama, maupun penjelasan yang disampaikan langsung oleh Kapolres sendiri melalui Media Memorandum.co.id, dan pilar pos, yang tayang hari ini, Selasa, tanggal 20 April 2021.</p>
<p>Berkaitan dengan penjelasannya tersebut saya menilai Penjelasan Kapolres tersebut hanya merupakan penjelasan tipu-tipu yaitu untuk mengelabui persepsi publik mengenai dua hal:</p>
<p>1. Kapolres ingin melepaskan diri dari jerat hukum untuk patuh melaksanakan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara No.22/G/2020/PTUN.Sby;</p>
<p>2. Sekaligus Kapolres ingin menghindar dari Persangkaan mengenai maksud dirinya yang bermaksud hendak mengkriminalisasi saya, dalam upayanya membantu Yapasti untuk menguasai Areal Asta Tinggi secara Tanpa Hal dan Melawan Hukum;</p>
<p>Dasar argumentasinya begini:</p>
<p>Surat yang ditujukan kepada saya memang benar nomenklaturnya berbunyi “Undangan/Klarifikasi” dan tidak berjudul “Panggilan”, akan tetapi keduanya memiliki makna yang sama meski beda pangkat.</p>
<p>Gampangnya, meski bunyi undangan, akan tetapi bukan undangan biasa pada umumnya, seperti undangan hajatan pesta, undangan mendengarkan ceramah, atau menjadi penceramah, dst, dimana si terundang merasa dihormati karena peran-peran tersebut;</p>
<p>Tidak demikian dengan undangan yang dilayangkan Penyidik kepada saya ini. Undangan yang begini merupakan prosedur penanganan perkara pidana dimana penyidik akan mencatat diam-diam keterangan saya untuk selanjutnya akan dijadikan bahan pendalaman;</p>
<p>Sebagai prosedur, penyidik dapat mengambil dua keuntungan sekaligus dari tahap ini, yakni:</p>
<p>Keuntungan Pertama, Bila keterangan saya menguntungkan penyidik, penyidik akan lebih cepat menaikkan status saya jadi Tersangka. Bila blm menguntungkan, polisi akan mencari bukti2 lain yang dapat memberatkan saya.</p>
<p>Yang ekstrim, kalau sy sdh jadi atensi dan target penyidik, meski keterangan saya meringankan, Polisi tetap bisa menjerat saya dengan dalih keterangan saya hanya untuk diri saya sendiri dan dikesampingkan sebagai alat bukti karena penyidik punya bukti-bukti lain.</p>
<p>Keuntungan Kedua; Pasca keterangan klarifikasi Penyidik akan masuk pada tahap mediasi, tahap mana juga masuk sebagai salah satu komponen dari prosedur penanganan perkara pidana delik pengaduan pencemaran.</p>
<p>Sesuai dengan standat pengaduan pencemaran, Penyidik akan mendamaikan saya selaku Terlapor, dengan Moh. Djufri selaku Korban;</p>
<p>Ditahap ini, Penyidik lagi-lagi akan mengambil dua keuntungan sekaligus, yakni:</p>
<p>A. Polisi cuci tangan dan terbebas dari kewajiban hukumnya untuk melaksanakan putusan pengadilan;</p>
<p>B. Polres sekaligus dapat memberi kesan telah berhasil membantu kepentingan Moh. Djufri selaku korban untuk menguasai Areal Asta Tinggi secara tanpa hak milik klien saya;</p>
<p>Penting diketahui, Moh. Djufri, adalah ketua Yayasan Penjaga Asta Tinggi (Yapasti) yang oleh pengadilan telah dinyatakan tidak berhak atas Areal Asta Tinggi dan telah diperintahkan untuk menyerahkan Asta tinggi kepada klien saya tanpa syarat;</p>
<p>Nah, dari sini sudah terlihat dengan terang, bukan? Betapa indah dan romantisnya hubungan Moh.Djufri dengan Kapolres Sumenep?</p>
<p>Sejak semula disayang-sayang oleh Kapolres. Gebukin klien saya tak dihukum, menguasai aset Asta tinggi dan pengelolaannya,,,!!!;</p>
<p>Karena itu, saya atas penjelasan Kapolres tersebut, karena mengandung alasan tipu-tipu, saya mengubah kutukan saya kepada Kapolres tersebut dari, semula “mengutuk Kapolres menjadi Patung Serigala”, diubah menjadi “ _Mengutuk Kapolres Dikutuk Jadi Sate Ayam Bebek Gule_”</p>
<p>Demikian rilis ini, atas perhatiannya disampaikan terima kasih.</p>
<p>Sumenep, 20/04/2021</p>
<p>Ttd.</p>
<p>Kurniadi</p>
<p>(081931591172)</p>
<p>Sementara itu, Media Relasipublik konfirmasi terhadap pelapor inisial MJ melalui via telephone, Namun, tidak diangkat sehingga berita ini dinaikkan.</p>
<p>Penulis : Sri/Noung daeng</p>
<p>Editor    : Mawardi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/2356/terkait-mou-kapolri-dan-advocad-kasat-reskrim-sumenep-angkat-bicara-melalui/">Terkait MOU Kapolri dan Advocad, Kasat Reskrim Sumenep Angkat Bicara Melalui&#8230;.</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/2356/terkait-mou-kapolri-dan-advocad-kasat-reskrim-sumenep-angkat-bicara-melalui/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MENGGAPAI TAQWA DENGAN SEDIKIT BICARA, SEDIKIT BERGURAU</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/kota-surabaya/2269/menggapai-taqwa-dengan-sedikit-bicara-sedikit-bergurau/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/kota-surabaya/2269/menggapai-taqwa-dengan-sedikit-bicara-sedikit-bergurau/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2021 11:48:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#BERGURAU]]></category>
		<category><![CDATA[#BICARA]]></category>
		<category><![CDATA[#Dengan]]></category>
		<category><![CDATA[#MENGGAPAI]]></category>
		<category><![CDATA[#SEDIKIT]]></category>
		<category><![CDATA[#TAQWA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=2269</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : H. SAEFUDDIN ZUHRI.  S.Kep. Ns.  M.Kes...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kota-surabaya/2269/menggapai-taqwa-dengan-sedikit-bicara-sedikit-bergurau/">MENGGAPAI TAQWA DENGAN SEDIKIT BICARA, SEDIKIT BERGURAU</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : H. SAEFUDDIN ZUHRI.  S.Kep. Ns.  M.Kes</p>
<p>Wakil Ketua Tanfidiyah  MWC NU Simokerto Surabaya</p>
<p>Ketua PPNI Dinas Kesehatan Kota Surabaya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SURABAYA, Relasipublik.Com &#8211; </strong>Rosulullah SAW bersabda :  “Kam Min Shoimin , Laisa Lahu Min Shiyamihi Illal ju’u wal ‘Athosy”</p>
<p>(Artinya: Begitu banyak orang yang berpuasa, tapi  tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya, kecuali hanya lapar dan dahaga).</p>
<p>Jauh2 hari Rosulullah SAW  telah memberikan warning kepada kita yang beriman ini, kita yang saat ini sedang menjalankan ibadah Puasa Ramadhan, Rosul mewaspadakan jangan sampai Puasa kita tidak memberikan efek yang positif terhadap perubahan etika, terhdap perubahan karakter yang lebih baik sebelum kita menjalankan ibadah Puasa ramadhan tahun ini.</p>
<p>Bapak Ibu teman2 semua, minimal ada dua tujuan dalam menjalankan ibadah Puasa Ramadhan ini, tujuan yang pertama adalah Allah menginginkan kita lebih bertaqwa dari sebelumnya, dan tujuan yang kedua adalah Allah menginginkan untuk mengampuni semua dosa2 kita yang telah lalu.</p>
<p>Pertanyaannhya maukah kita menjadi insan yang lebih bertaqwa?, maukah kita menjadi insan yang diampuni dosa2 kita yang telah lalu?</p>
<p>Jika jawaban kita Mau ? lalu bagaimana caranya.</p>
<p>Tapi Jika jawaban kita cuek, atau tidak mau ?.. maka akan muncul pertanyaan berikutnya… yaitu yakinkah kita akan hidup lebih lama lagi, yaqinkah kita bisa bertemu dengan Ramadhan yang akan datang, sudah siapkah kita menghadap panggilan Yang Maha Kuasa dengan prediket muttaqin.???</p>
<p>Bapak ibu teman2, marilah kita muhasabah diri, sudah berapa banyak kita menjalankan ibadah Puasa Ramadhan??.. sudah berapa banyak peningkatan rasa taqwa kita kepada Allah SWT??</p>
<p>Oleh karena itu perkenankanlah saya mengingatkan pada diri saya sendiri dan pada seluruh pembaca yang beriman, agar bisa menjadikan Puasa Ramadhan di Tahun ini menjadi Puasa Ramadhan yang terbaik, karena kita tidak bisa memastikan Ramadhan yang akan datang kita bisa menjumpainya lagi.</p>
<p>Minimal ada 5 hal, yang harus kita planingkan dalam Puasa Ramadhan tahun ini, agar kita mendapatkan predikat Muttaqin dan Ghufirolahu Maa Taqoddama Min Dambi.</p>
<p>Yang Pertama : Dibulan Ramadhan ini jadikan diri kita Sedikit Bicara, Sedikit Bergurau, (Haafizhul-Lisan, orang yang menjaga lisannya), Sosmed yang menghipnotis kita, terkadang kita lupa kalau saat ini sedang berpuasa, ingat semakin banyak komentar, semakin banyak bicara maka semakin sering kita akan tergelincir karenanya.</p>
<p>Kedua : Jangan Marah,  Jangan membalas kemarahan orang dalam hal apapun. Cukup katakan, “ Inni Shoimun, Saya berpuasa.” Karena dengan marah akan mempengaruhi otak Anda. Bagian otak yang akan merespon terlebih dahulu saat Anda marah adalah amygdala. Amygdala merespon emosi dan insting yang berkaitan dengan rasa takut, stres, dan perasaan terancam.</p>
<p>Ketika Anda merasa marah, darah akan langsung mengalir ke frontal cortex dan mengurangi kemampuan berpikir secara rasional pada seseorang. Karena itu, ketika merasa marah, banyak orang yang bertindak tidak rasional dan akhirnya menyesal. Jika marah, sebaiknya hitung dari satu sampai sepuluh sebelum bertindak, karena kemampuan otak untuk berpikir rasional sedang tidak optimal.</p>
<p>Ketiga : Taalil-Qur&#8217;ani (Membaca Al-Qur&#8217;an) kita rencanakan sejak awal untuk berapa kali kita dapat hatam Alquran di Bulan Ramadhan ini, minimal kita membaca 1sampai 5  juz setaap harinya,. Khoirukum man ta’allamal qur’aana wa’allamahu</p>
<p>(HR Bukhori)</p>
<p>Sebaik-baik orang di antata kamu adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya.,</p>
<p>DARI Abu Umamah al-Bahili, Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Bacalah Alquran, maka sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya.&#8221; Hadis sahih ini diriwayatkan Imam Muslim.</p>
<p>Taalil Quran atau membaca Alqur’an dapat menurunkan hormon stres, mengaktifkan hormon endorfin alami, meningkatkan rileksasi, memperbaiki sistem kimia tubuh, sehingga menurunkan tekanan darah serta memperlambat pernafasan, denyut nadi, dan aktivitas gelombang otak. (Gumilang, Galih Maulana, 2017)</p>
<p>Keempat : Bershodaqoh tiap hari sesuai kemampuan yang terbaik, Allah SWT memberikan banyak keajaiban sedekah untuk umat muslim yang melakukannya., Shodaqah memiliki makna amal yang muncul dari hati yang penuh dengan iman yang benar, niat yang shahih dan bertujuan untuk mengharap ridha Allah SWT, harta kita yang sebenarnya adalah harta yang kita amalkan atau shodaqohkan.</p>
<p>Kelima : Ubah dirimu dan berubahlah, ubah Karakter Diri menjadi Lebih Baik, Lebih Rendah Hati, Lebih Menghargai dan lebih Arif Bijaksana. Momen ini prioritaskan dan fokus mengubah perilaku kita.. Prioritaskan dan fokus membersihkan hati kita. Prioritaskan dan fokus kepada ibadah, agar mempunyai dampak yang kuat dalam kehidupan dan muamalah kita.</p>
<p>Jika tidak, kapan kita akan bertaubat dan mengubah diri kita? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?</p>
<p>Jadikan Ramadhan tahun ini bukan sekedar Ramadhan begitu saja, karena yang penting bukan puasanya saja, tetapi apa dampak positif yang bisa kita rasakan karena puasa ini, apa dampak positif yang bisa dirasakan keluarga dan orang lain akibat puasa ini&#8230; Ambilah mushaf, yang disertai tafsir, berisi makna al-Qur’an, meski ringkas. Baca makna setiap halamannya. Lihatlah, dan rasakanlah, Anda di mana? , Tanyalah dirimu, apa niatmu? Apa tujuanmu tahun ini di bulan yang penuh kemuliaan ini? Benarkah Anda berniat mengerjakan puasa dengan puasa yang benar? Atau ia akan berlalu sebagaimana Ramadhan sebelumnya. Tanamkan niat dalam hatimu sebelumnya, dan Anda laksanakan, ubah dirimu dan berubahlah. Maka, itu akan menjadi awal, setelah itu Anda akan mendapatkan hasilnya yang luar biasa, atau sebaliknya. Ramadhan berlalu, dan Anda tidak mendapatkan apa-apa?</p>
<p>Terakhir, puasa tidak hanya menghindari makan, minum saja, karena Allah tidak membutuhkan itu. Sekedar meninggalkan makan dan minum Anda. Tetapi, puasa itu perisai. Maka, dampak dari puasa sebagai perisai itu harus tampak, agar kalian menjadi orang-orang yang bertaqwa.  (KH. Hafidz Abdurrahman, MA 2021).</p>
<p>Editor : Mawardi</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kota-surabaya/2269/menggapai-taqwa-dengan-sedikit-bicara-sedikit-bergurau/">MENGGAPAI TAQWA DENGAN SEDIKIT BICARA, SEDIKIT BERGURAU</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/kota-surabaya/2269/menggapai-taqwa-dengan-sedikit-bicara-sedikit-bergurau/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
