<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Capai Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<atom:link href="https://jatim.relasipublik.com/tag/capai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/capai/</link>
	<description>Mengutamakan Kepentingan Publik</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Sep 2021 02:57:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://jatim.relasipublik.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-Desain-tanpa-judul-80x80.png</url>
	<title>#Capai Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/capai/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jatim Satu-satunya Provinsi di Indonesia Capai Level 1 Penanganan Covid-19</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/4165/jatim-satu-satunya-provinsi-di-indonesia-capai-level-1-penanganan-covid-19/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/4165/jatim-satu-satunya-provinsi-di-indonesia-capai-level-1-penanganan-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Sep 2021 02:57:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[#1]]></category>
		<category><![CDATA[#Capai]]></category>
		<category><![CDATA[#di]]></category>
		<category><![CDATA[#Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#jatim.]]></category>
		<category><![CDATA[#Level]]></category>
		<category><![CDATA[#Penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[#Provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[#satu]]></category>
		<category><![CDATA[#satunya]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=4165</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURABAYA, Relasipublik.com &#8211; Jawa Timur merupakan satu-satunya provinsi...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/4165/jatim-satu-satunya-provinsi-di-indonesia-capai-level-1-penanganan-covid-19/">Jatim Satu-satunya Provinsi di Indonesia Capai Level 1 Penanganan Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, Relasipublik.com &#8211; </strong>Jawa Timur merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia dengan level 1, berdasarkan asesmen dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dimana asesmen itu diadopsi dari World Health Organization (WHO). Hal ini disampaikan Forkopimda Jawa Timur dalam Konferensi pers yang di gelar di gedung negara Grahadi, pada Jum&#8217;at petang (17/9/2021).</p>
<p>Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ada beberapa data yang mungkin bisa dijadikan referensi bahwa Jawa Timur ini alhamdulillah masuk level 1.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah atas kerja sama, gotong royong dan kekompakan kita semua, Jawa Timur menjadi provinsi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang masuk level 1,&#8221; ucap Khofifah.</p>
<p>Ketua rumpun kuratif satgas covid Jatim, dokter Joni Wahyu Hadi memaparkan indikator capaian. Pulau Jawa dan Bali, hanya Jawa Timur yang asesmen 1 dari 6 parameter. Dari testing, tracing, treatment, kemudian kapasitas respons semuanya memadai pada level 1.</p>
<p>Kalau dilihat dari progresnya dibanding tanggal 1 Agustus kemarin, di mana masih ada 30 kabupaten kota waktu itu, sekarang sudah ndak ada lagi. Kemudian ada 10 kabupaten kota level 1 dan 26 level 2, ini masih menjadi PR kita semuanya.</p>
<p>Kalau dari tingkat zonasi, masih ada 2 daerah, yakni Kabupaten Blitar dan Bangkalan yang level 3, kemudian tidak ada yang level 4, ada 10 yang level 1, dan 26 yang level 2.</p>
<p>&#8220;Kalau kita lihat zonasinya sudah tidak ada lagi zona merah. Zona merah di Kabupaten kota di Jawa Timur, 34 menjadi 37, kalau kita lihat dari BOR sudah turun semuanya di bawah 60%, WHO mensyaratkan 60%, untuk ICU 18%, kemudian isolasi rumah sakit 18% dan untuk rumah sakit darurat hanya 13% persen. Artinya ini bahwa di masyarakat pun itu juga kecil hasilnya cuma 13%,&#8221; paparnya Ketua rumpun kuratif satgas covid Jatim saat konferensi pers perkembangan covid-19 di Jatim.</p>
<p>&#8220;Jadi ICU rumah sakit kemudian isolasi rumah sakit, rumah sakit lapangan semuanya di bawah 60%, artinya sudah masuk di dalam standar WHO untuk memadai,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Joni juga menjelaskan, kalau gambaran ICU di kabupaten kota. ICU kurang 20% itu sudah hijau. Jadi tanggal 16 September ini tidak ada ICU yang di bawah 20%.</p>
<p>&#8220;Untuk yang antri di UGD kita lihat pada bulan-bulan Juli kemarin itu begitu tingginya, tapi sekarang semuanya sudah tidak ada, antrian di UGD turun drastis dari PPKM darurat waktu itu sekitar 835% per hari di awal Agustus 365% dan sekarang sudah tidak ada lagi antrian di UGD, ini artinya case di masyarakat, bukti bahwa sangat menurun,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Sementara untuk vaksinasi 1 saat ini mencapai 38,34%, vaksinasi yang 2 20,57%. Kalau kita simpulkan memang vaksinasi belum 70% atau 80% tetapi Jawa Timur sudah bisa mengendalikan laju penularan, maupun kapasitas responnya dengan baik. Artinya prokes di Jawa Timur sudah on the day,&#8221; kata Dr. Joni yang juga sebagai direktur RSUD Dr. Soetomo Surabaya.</p>
<p>Lebih lanjut Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto juga mengatakan, ini merupakan capaian yang luar biasa, namun kami tidak berpuas diri, kami menyadari sepenuhnya bahwa pandemi covid-19 ini jauh dari selesai jadi berakhir dan di Jawa Timur sendiri memang secara provinsi sudah menduduki level 1, tapi sebetulnya di tingkat kabupaten kota masih banyak yang harus ditingkatkan.</p>
<p>&#8220;Baru 10 kabupaten kota yang benar-benar level 1, kemudian ada 26 kabupaten kota yang menduduki level 2 dan masih ada 2 kabupaten yang menduduki level 3. Ini yang masih level 3 ini kami akan tingkatkan menjadi level 2 dan yang level 2 mudah-mudahan bisa menambah kepada yang level 1 dan yang level 1 bisa dipertahankan,&#8221; ucap Pangdam.</p>
<p>&#8220;Yang menjadi fokus kami bersama di samping penanganan covid itu sendiri, tentu saja vaksinasi. Vaksinasi Jawa Timur relatif cukup tinggi sebetulnya, dari segi jumlah kita sudah 12 juta hampir 13 juta yang sudah divaksin dosis 1, tapi memang ada beberapa kabupaten yang juga harus ditingkatkan, paling tidak ada 3 kabupaten yang terus kita dorong antara lain Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Bangkalan,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Kendati demikian, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif, di dalam pencapaian level 1 di seluruh Jawa Timur.</p>
<p>&#8220;Ini pasti bisa berhasil kalau masyarakat mendukung. Tentunya kami dari jajaran Polda Jatim siap mendukung Ibu Gubernur dan Bapak Pangdam di dalam bersinergi untuk mempertahankan meningkatkan serta menjaga level 1 di jajaran Jawa Timur,&#8221; akunya.</p>
<p>&#8220;Kami memohon kepada masyarakat karena memang covid-sembilan belas masih lama ayo tetap kita disiplin broadcast sehingga situasi makin membaik tentunya harapan ke depan ekonomi dapat juga membaik,&#8221; pungkas Kapolda Jatim.</p>
<p><strong>Sumber : Humas Polda Jatim</strong></p>
<p><strong>Editor     : Mawardi</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/4165/jatim-satu-satunya-provinsi-di-indonesia-capai-level-1-penanganan-covid-19/">Jatim Satu-satunya Provinsi di Indonesia Capai Level 1 Penanganan Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/4165/jatim-satu-satunya-provinsi-di-indonesia-capai-level-1-penanganan-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Capai 243.032 Warga, Kombinasi Jemput Bola dan Drive Thru Pacu Vaksinasi Banyuwangi</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3071/capai-243-032-warga-kombinasi-jemput-bola-dan-drive-thru-pacu-vaksinasi-banyuwangi/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3071/capai-243-032-warga-kombinasi-jemput-bola-dan-drive-thru-pacu-vaksinasi-banyuwangi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2021 11:31:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[#243.032]]></category>
		<category><![CDATA[#Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[#Bola #dan]]></category>
		<category><![CDATA[#Capai]]></category>
		<category><![CDATA[#Drive]]></category>
		<category><![CDATA[#Kombinasi #Jemput]]></category>
		<category><![CDATA[#Pacu]]></category>
		<category><![CDATA[#Thru]]></category>
		<category><![CDATA[#Vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=3071</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANYUWANGI, Relasipublik.Com &#8211; Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani terus mengombinasikan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3071/capai-243-032-warga-kombinasi-jemput-bola-dan-drive-thru-pacu-vaksinasi-banyuwangi/">Capai 243.032 Warga, Kombinasi Jemput Bola dan Drive Thru Pacu Vaksinasi Banyuwangi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANYUWANGI, Relasipublik.Com &#8211;</strong> Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani terus mengombinasikan dua strategi utama dalam percepatan vaksinasi Covid-19 di daerahnya, yaitu melalui jemput bola dan layanan tanpa turun (drive thru). Dua langkah itu berhasil mempercepat capaian vaksinasi di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.</p>
<p>”Jemput bola lansia jalan terus. Selain door to door ke rumah bagi lansia yang memiliki kendala mobilitas, jemput bola ini juga dalam arti kita dekatkan layanan. Misalnya di balai desa, di rumah warga, atau di wilayah perkebunan, kita pinjam salah satu ruangan di sana. Jadi lansia tidak perlu ke Puskesmas,” ujar Ipuk saat mengecek vaksinasi drive thru di GOR Tawangalun, Jumat (11/6/2021).</p>
<p>Adapun vaksinasi drive thru, lanjut bupati perempuan itu, dipusatkan di GOR Tawangalun, menyasar para pelaku pariwisata, jasa transportasi publik, dan pelaku ekonomi.</p>
<p>”Saya lihat vaksinasi drive thru cukup besar antusiasmenya. Alhamdulillah lancar. Vaksinasi drive thru sudah melayani 4.700 warga dalam beberapa hari terakhir. Setelah ini, kita evaluasi untuk lanjutannya sembari menunggu ketersediaan vaksin,” jelas Ipuk.</p>
<p>Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, per 10 Juni 2021, sebanyak 243.032 warga Banyuwangi telah mendapatkan vaksinasi, yang terdiri atas 172.958 warga gabungan tenaga kesehatan, pelayan publik, serta lansia; lalu 1.501 penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya; dan 68.573 masyarakat umum yang telah mendapat vaksinasi tahap I. Vaksinasi tahap II untuk 243.032 warga itu kini terus berlanjut.</p>
<p>Khusus lansia, sudah 67.945 orang yang divaksin, setara 77,27% dari target yang ditetapkan Pemprov Jatim. “Untuk vaksinasi lansia, Banyuwangi tertinggi nomor dua di Jatim setelah Surabaya,&#8221; imbuh Kepala Dinas Kesehatan, dr Widji Lestariono.</p>
<p>Ipuk mengatakan, penyerapan cepat vaksinasi ini akan dilaporkan kepada pemerintah pusat dan provinsi agar Banyuwangi segera mengajukan tambahan vaksin.</p>
<p>&#8220;Vaksin dari pemerintah pusat kami manfaatkan optimal, kami gas terus, sudah kami bagi habis distribusinya sampai pertengahan Juni. Terima kasih seluruh tenaga kesehatan dan warga yang antusias. Kami segera laporkan capaian ini, sehingga bisa segera mendapat tambahan vaksin, dan makin banyak warga yang divaksin. Bismillah, semuanya sehat,&#8221; kata Ipuk.</p>
<p>Sementara itu, warga merasa senang ada vaksinasi drive thru. Rahmat Yusuf, penjual bakso keliling, antusias divaksin karena menyadari risiko pekerjaannya yang bertemu banyak orang.</p>
<p>&#8220;Lebih enak drive thru, tidak perlu turun dari motor sekaligus gerobak bakso saya. Alhamdulillah, pedagang kecil bisa dapat kesempatan vaksin. Sebenarnya sudah ingin lama divaksin. Lalu dengar dari teman bisa drive thru di GOR, langsung ke sini. Alhamdulillah lancar, aman, doakan saya selalu sehat,&#8221; kata Rahmat kepada Ipuk, yang langsung diamini oleh bupati berkacamata tersebut.</p>
<p>Hal yang sama juga diungkapkan seorang terapis, Suprapto asal Lingkungan Kampung Mandar. &#8220;Pelanggan saya selalu mensyaratkan saya bebas dari Covid-19, akhirnya saya rutin GeNose. Setelah vaksin ini, saya yakin pelanggan saya akan semakin percaya dengan saya,&#8221; kata dia.</p>
<p><strong>Penulis : Robby</strong></p>
<p><strong>Editor    : Mawardi</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3071/capai-243-032-warga-kombinasi-jemput-bola-dan-drive-thru-pacu-vaksinasi-banyuwangi/">Capai 243.032 Warga, Kombinasi Jemput Bola dan Drive Thru Pacu Vaksinasi Banyuwangi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3071/capai-243-032-warga-kombinasi-jemput-bola-dan-drive-thru-pacu-vaksinasi-banyuwangi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
