<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dugaan pembunuhan Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<atom:link href="https://jatim.relasipublik.com/tag/dugaan-pembunuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/dugaan-pembunuhan/</link>
	<description>Mengutamakan Kepentingan Publik</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Oct 2022 09:36:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://jatim.relasipublik.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-Desain-tanpa-judul-80x80.png</url>
	<title>Dugaan pembunuhan Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/dugaan-pembunuhan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terbunuhnya Hamsan, Aktivis Kepulauan Kangean Akan Temui Kapolri dan Komnas Ham</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/5700/terbunuhnya-hamsan-aktivis-kepulauan-kangean-akan-temui-kapolri-dan-komnas-ham/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/5700/terbunuhnya-hamsan-aktivis-kepulauan-kangean-akan-temui-kapolri-dan-komnas-ham/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Oct 2022 08:53:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[#Aktivis]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivis Kepulauan Kangean Akan Temui Kapolri dan Komnas Ham]]></category>
		<category><![CDATA[Desa buddi]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kangean]]></category>
		<category><![CDATA[Terbunuhnya Hamsan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=5700</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam waktu dekat ini, Aktivis asal Kepulauan Kangean...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/5700/terbunuhnya-hamsan-aktivis-kepulauan-kangean-akan-temui-kapolri-dan-komnas-ham/">Terbunuhnya Hamsan, Aktivis Kepulauan Kangean Akan Temui Kapolri dan Komnas Ham</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Dalam waktu dekat ini,</strong> Aktivis asal Kepulauan Kangean inisial i akan temui Kapolri dan Komnas Ham, karena aparat penegak hukum Polres Sumenep khususnya Polsek Kangean, didalam mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana Hamsan, Dusun Tembang, Desa Buddi, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep terkesan diam ditempat.</p>
<p>Aktivis Kepulauan Kangean Inisial i yang sudah lama hidup dikota metropolitan ini menyatakan, dalam pengembangan kasus dugaaan pembunuhan berencana korban Hamsan diduga tidak dimunculkan di depan publik.</p>
<p>Padahal, kasus seperti ini merupakan kejahatan kemanusiaan di level tinggi dibandingkan dengan bentuk &#8211; bentuk kejahatan lainnya.</p>
<p>Sebab, dalam kasus ini menyangkut nyawa seseorang yang sewaktu waktu bisa terjadi kepada siapapun, dimanapun dan kapanpun itu.</p>
<p>Aktivis Inisial i yang dikenal santun dan memiliki kemampuan berargumentasi dalam hal apapun ini, tampak dengan wajah yang sangat serius menyikapi terkait kasus dugaan pembunuhan berencana yang terjadi di Dusun Tembang, Desa Buddi.</p>
<p>Bahkan dirinya menyatakan, akan melakukan langkah langkah hukum guna membantu keluarga korban Hamsan, demi mendapatkan keadilan kepada Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, serta mendatangi Komisi III DPR RI, Komnas Ham, LPSK, Menkopolhukam Prof Mahfud, MD, dan Bapak Presiden Ir. H Joko Widodo yang kami cintai.</p>
<p>“ Kami selaku putra Kangean mengaku kecewa dengan sistem penegakan hukum di wilayah hukum Polres Sumenep terkhusus di Kepulauan Kangean,&#8221; Tegasnya saat dikonfirmasi Media ini. Rabu, 5/10/2022.</p>
<p>Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, Dalam penanganan kasus ini seharusnya penegak hukum Polres Sumenep menggunakan kekuatan yang dimilikinya, Salah satunya menggukan Wibawanya sebagai Institusi yang besar di Negeri ini.</p>
<p>&#8221; Kami tidak ingin dalam kasus ini ada Buse Of Power ( penyimpangan dalam jabatan, tindakan yang melanggar hukum yang dilakukan oleh oknum &#8211; oknum kepolisian disini,&#8221;Ucapnya.</p>
<p>Menurutnya, Pengungkapan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Hamsan jangan sampai ada satupun oknum yang menjadikan Istitusi sebagai alat untuk mendapatkan keuntungan Pribadi jika tidak diusut secara terang benderang.</p>
<p>Untuk itu, Kami menaruh harapan besar Institusi Kepolisan agar penanganan kasus ini betul betul ditangani dengan serius, sehingga keluarga korban mendapatkan keadilan yang seadil adilnya.</p>
<p>Namun disisi lain, jangan sampai sebagian masyarakat memaksa dirinya untuk berserikat, berkumpul, lalu kemudian menyampaikan petisi dan mosi tidak percaya untuk membenahi sistem penegakan hukum dari luar, jika oknum per oknum dari Institusi kepolisian itu sendiri tidak membenahinya dari dalam.</p>
<p>&#8221; Kami memohon dengan penuh rasa hormat kepada Instusi kepolisian yang paling kami cintai supaya menghadirkan sila ke 5 dari Pancasila kepada Masyarakat secara umum, Khususnya kepada keluarga korban &#8221; keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia,&#8221; Harapnya.</p>
<p>Dia menambahkan, Bagi Institusi kepolisian di Polres Sumenep khususnya Polsek Kangean, agar mampu menerjemahkan bahasa Pimpinan, dalam hal ini Bapak Kapolri.</p>
<p>&#8221; Yang dalam pernyataannya, Jika tidak Mampu membersihkan ekor, Maka kepalanya akan saya potong,&#8221; Imbuh inisial i meniru pernyataan Kapolri.</p>
<p>( Tim )</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/5700/terbunuhnya-hamsan-aktivis-kepulauan-kangean-akan-temui-kapolri-dan-komnas-ham/">Terbunuhnya Hamsan, Aktivis Kepulauan Kangean Akan Temui Kapolri dan Komnas Ham</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/5700/terbunuhnya-hamsan-aktivis-kepulauan-kangean-akan-temui-kapolri-dan-komnas-ham/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ach Zaini SH.,MH, Pertanyakan Kinerja Polres Sumenep Atas Terbunuhnya Hamsan</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5694/ach-zaini-sh-mh-pertanyakan-kinerja-polres-sumenep-atas-terbunuhnya-hamsan/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5694/ach-zaini-sh-mh-pertanyakan-kinerja-polres-sumenep-atas-terbunuhnya-hamsan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2022 15:40:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Ach Zaini SH.]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[hamsan]]></category>
		<category><![CDATA[MH]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanyakan Kinerja Polres Sumenep Atas Terbunuhnya Hamsan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=5694</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ach Zaini, SH., MH Advocad asal Pulau Kangean...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5694/ach-zaini-sh-mh-pertanyakan-kinerja-polres-sumenep-atas-terbunuhnya-hamsan/">Ach Zaini SH.,MH, Pertanyakan Kinerja Polres Sumenep Atas Terbunuhnya Hamsan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ach Zaini, SH., MH</strong> Advocad asal Pulau Kangean sekaligus Dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Pamekasan pertanyakan kinerja tim Gabungan Polres Sumenep terkait dugaan pembunuhan berencana Korban Hamsan.</p>
<p>Pasalnya, para pelaku Kasus pembunuhan itu tak kunjung tertangkap sehingga Masyarakat bertanya tanya siapa terduga pelaku utama dan aktor intelektualnya.</p>
<p>Menurut Zaini, Polisi khususnya Polres Sumenep segera ungkap pelaku dalam tewasnya Hamsan. Sebab, telah dikabarkan salah satu terduga pelaku inisial &#8221; AR &#8221; yang turut serta dalam kasus itu telah berhasil dibekuk Tim Gabungan Polres Sumenep.</p>
<p>Namun, sampai saat ini hasil pengembangan penyidikan setelah tertangkapnya terduga pelaku inisial &#8221; AR &#8221; terkesan merayap.</p>
<p>Konsekwensinya, jika Polisi tidak segera mengungkap para pelaku kasus pembunuhan ini dikwatirkan memunculkan spekulasi dari masyarakat, apakah para oknum penegak hukum terkesan menjaga Identitas para pelaku.</p>
<p>Padahal, Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/39/VIII/2022/SPKT/Polsek Kangean/Polres Sumenep disebutkan bahwa peritiwa itu bermula ada orang datang terhadap korban Hamsan. Lalu malamnya sekira pukul 21.00 Wib ada beberapa orang yang membawa korban keluar rumah dan akhirnya korban sudah diketemukan tengkoraknya.</p>
<p>&#8221; Mestinya, beberapa orang itu harus diperiksa, karena dugaan pembunuhan itu harus diungkap dengan terang benderang,&#8221; Katanya, saat dikonfirmasi Via WatshApp  Media ini, Senin, 3/10/2022</p>
<p>Lebih lanjut Zaini, Sapaan akrap menyatakan, dalam ditemukan orang mati tidak wajar polisi perlu memeriksa orang dan beberapa orang yang datang ke rumah korban tersebut untuk dimintai keterangan.</p>
<p>Maka, Polisi harus bekerja keras untuk mengungkap peristiwa pidana tersebut agar menjadi terang menderang, apakah &#8220;beberapa orang&#8221; yang membawa korban tersebut adalah pelaku, dan apakah ada orang yang membantu dan menyuruh melakukan, Polisi harus mengungkap seterang terangnya.</p>
<p>&#8221; Jadi, Polisi harus bekerja keras sehingga dapat mengungkap siapa pelaku dan aktor dalam dugaan pembunuhan berencana itu,&#8221;Ungkapnya</p>
<p>&#8221; Matinya korban dilaut, maka logika sederhana kita, tidaklah mungkin korban lari ke laut atau naik perahu sendirian lalu terjun ke laut,&#8221;Imbuhnya</p>
<p>( Tim/red )</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5694/ach-zaini-sh-mh-pertanyakan-kinerja-polres-sumenep-atas-terbunuhnya-hamsan/">Ach Zaini SH.,MH, Pertanyakan Kinerja Polres Sumenep Atas Terbunuhnya Hamsan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5694/ach-zaini-sh-mh-pertanyakan-kinerja-polres-sumenep-atas-terbunuhnya-hamsan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahman SH., MH : Pembunuhan Hamsan, Bukti Bukti Petunjuk Jelas</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5688/rahman-sh-mh-pembunuhan-hamsan-bukti-bukti-petunjuk-jelas/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5688/rahman-sh-mh-pembunuhan-hamsan-bukti-bukti-petunjuk-jelas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2022 01:36:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bukti Bukti Petunjuk Jelas]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[hamsan]]></category>
		<category><![CDATA[MH : Pembunuhan Hamsan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Rahman SH.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=5688</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pakar Hukum Pidana asal pulau Kengean yang juga...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5688/rahman-sh-mh-pembunuhan-hamsan-bukti-bukti-petunjuk-jelas/">Rahman SH., MH : Pembunuhan Hamsan, Bukti Bukti Petunjuk Jelas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pakar Hukum</strong> Pidana asal pulau Kengean yang juga merupakan Lawyer Single Fighter beberkan bukti bukti petunjuk dugaan pembunuhan berencana terhadap korban Hamsan, di Desa Buddi, Kecamatan Arjasa, Madura, Jawa Timur. Minggu, 2/10/2022.</p>
<p>Menurut Rahman, SH., M H, dari beberapa informasi terkait dengan adanya kasus pembunuhan di Desa Buddi Sebenarnya kalau saya amati dari beberapa pemberitaan sebenarnya sudah ada bukti petunjuk yang diketahui oleh pihak ke polisian, akan tetapi kepolisian sekarang dituntut untuk lebih ekstra hati hati terhadap proses penyelidikan itu dalam rangka untuk menetapkan pelaku itu apakah adalah seorang aparat Pemerintahan yang terlibat.</p>
<p>&#8221; Sebenarnya, Jika dilihat dari kacamata hukum bukti petunjuk sudah jelas dan saya yakin diketahui pihak kepolisian,&#8221; Katanya Pada Media ini, Minggu, 2/10/2022.</p>
<p>Lebih lanjut Rahman memaparkan, saya sempat mengikuti bahwa konon salah satu tersangka dipanggil oleh salah satu penyidik di Polres Sumenep untuk diambil keterangannya, Lalu itu dilepas.</p>
<p>Mestinya, Polisi didalam mengintrogasi seseorang itu tidak serta merta mengintrogasi bila itu tidak ada bukti permulaan. Tentu dengan adanya bukti permulaan itu Polisi dapat mendeteksi keterangan dari sesorang yang telah diperiksa sehingga disinilah polisi Itu diminta untuk profesional melakukan lidik.</p>
<p>Namun, Terkait dugaan pembunuhan berencana terhadap korban hamsan, kami melihat dari beberapa informasi-informasi bahwa bukti-bukti petunjuk itu sudah sangat jelas. Tetapi sekarang ini yang menjadi Persoalan adalah, kemampuan Polisi didalam menggali dan mengungkap siapa pelaku dan aktor pembunuhan terhadap korban Hamsan.</p>
<p>Padahal, Jika dilihat dari kacamata hukumnya persoalan ini sebenarmya tidak rumit. Maka dari itu, harus menjadi atensi bagi pihak kepolisian Polres Sumenep.</p>
<p>&#8221; Dugaan pembunuhan korban Hamsan, bukti bukti petunjuk sudah jelas. Tetapi, tergantung bagaimana Polisi mengungkap siapa pelaku dan aktor intelektualnya,&#8221; Ungkapnya.</p>
<p>&#8221; Polisi punyak kemampuan untuk menggali dan mengungkap siapa pelaku dan aktor terbunuhnya korban Hamsan,&#8221;Tegas Pengacara ngetop asal Pulau yang sudah melanglang buana di Jawa timur itu.</p>
<p>Selain itu, ditanya terkait 6 orang yang diduga pelaku melarikan diri hanyalah persoalan yang sangat sederhana. Karena, Polisi didalam menggali peristiwa hukum harusnya Polisi Notice ke 6 orang diduga pelaku tersebut dengan Daftar pencarian orang ( DPO ).</p>
<p>Tetapi, kita tidak boleh mendekti Polisi dalam penetapan pelaku sebagai tersangka karena Polisi lebih memahami tentang masalah itu.</p>
<p>Jadi, dalam persoalan dugaan pembunuhan itu pastinya Polisi telah mengantongi beberapa bukti-bukti permulaan sehingga menetapkan satu orang pelaku inisial AR yang turut serta dalam dugaan pembunuhan korban Hamsan.</p>
<p>Maka dari itu, kita lihat saja nantinya sejauh mana Polisi memperdalam lidik barang bukti yang diperoleh untuk dijadikan dasar penetapan pelaku lain bahkan siapa aktornya dibalik pembunuhan itu.</p>
<p>&#8221; Harapannya Polisi segera mempublis ke 6 orang terduga pelaku dalam daftar pencarian orang,&#8221;Harapnya.</p>
<p>Dia menambahkan, Sekarang ini adalah kalau ternyata di tempat kejadian perkara itu polisi mendapat kesulitan, Maka Polisi Boleh mendatangkan kekuatannya ( his strength ) berdasarkan kewenangannya untuk datang ke bawah dalam rangka mengurai dan untuk menuntaskan kasus itu.</p>
<p>Jadi, dalam kasus ini tidak ada yang sulit, karena dasar yang diterapkan polisi sesuai dengan kewenangannya, merencanakan, mengembangkan serta memeriksa calon tersangka, dan apabila sudah cukup bukti dinaikkan instalasinya menjadi tersangka baru.</p>
<p>Untuk itu, dalam penerapan pasal 338 KUHP terhadap inisial &#8221; AR &#8221; mestinya Polisi harus Ekstra hati hati. Karena, Pasal 338 KUHP yang disangkakan terhadap inisial AR perlu dikaji ulang.</p>
<p>&#8221; Harusnya Polisi berpikir, penerapan Pasal itu tergantung pengembangan,&#8221;Tutupnya.</p>
<p>( Tim/ red )</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5688/rahman-sh-mh-pembunuhan-hamsan-bukti-bukti-petunjuk-jelas/">Rahman SH., MH : Pembunuhan Hamsan, Bukti Bukti Petunjuk Jelas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5688/rahman-sh-mh-pembunuhan-hamsan-bukti-bukti-petunjuk-jelas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Oknum Pemdes Buddi inisial &#8221; E &#8221; Diduga Pemicu Terbunuhnya Hamsan</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5640/oknum-pemdes-buddi-inisial-e-diduga-pemicu-terbunuhnya-hamsan/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5640/oknum-pemdes-buddi-inisial-e-diduga-pemicu-terbunuhnya-hamsan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Sep 2022 05:15:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Desa buddi]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[hamsan]]></category>
		<category><![CDATA[inisial E]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum Pemdes Buddi inisial " E " Diduga Pemicu Terbunuhnya Hamsan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=5640</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Jatimrelasipublik.com &#8211; Oknum pemdes buddi, diduga menjadi...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5640/oknum-pemdes-buddi-inisial-e-diduga-pemicu-terbunuhnya-hamsan/">Oknum Pemdes Buddi inisial &#8221; E &#8221; Diduga Pemicu Terbunuhnya Hamsan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Jatimrelasipublik.com</strong> &#8211; Oknum pemdes buddi, diduga menjadi pemicu tewasnya Hamsan ( Korban ), seorang warga Desa Buddi, Kecamatan Arjasa Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.</p>
<p>Pasalnya, sekira pukul 15.00 Wib Hamsan ( korban ), Didatangi oknum Pemerintah Desa Buddi inisial &#8221; E &#8221; dirumahnya dan ditanya punya ilmu Sihir (Santet ).</p>
<p>Kemudian, sekira Pukul 19.00 Wib, Hamsan ( korban ) dinyatakan hilang dari rumah oleh istrinya. Diduga Hamsan ( Korban ) sengaja diculik untuk dihabisi, karena dituduh penyihir.</p>
<p>Menurut Sa&#8217;eda istri Hamsan ( korban ), seorang oknum Pemdes buddi inisial &#8221; E &#8221; mendatangi korban ( hamsan ) kerumahnya. Lalu, oknum inisial &#8221; E &#8221; menyatakan terhadap korban ( hamsan ) bahwa dirinya punya Sihir ( Santet ).</p>
<p>&#8221; Kamu punya Sihir, kata Sa&#8217;eda istri korban ( Hamsan ) meniru apa yang diucapkan oknum pemdes buddi inisial &#8221; E &#8221; kepada Suami korban ( Hamsan ),&#8221; katanya dalam video berdurasi 2 menit 14 detik.</p>
<p>Hasil Investigasi Media Relasipublik.com, bahwa Inisial &#8221; D &#8221; diduga utusan dari Pemerintah Desa Buddi mendatangi seseorang untuk menyampaikan pesan damai terkait dugaan tindak pidana pembunuhan berencana atas nama Hamsan ( korban ).</p>
<p>Bahkan, Inisial &#8221; D &#8221; mengaku disuru Pemerintahan Desa Buddi untuk menyampaikan pesan damai terkait tindak pidana pembunuhan Hamsan ( korban ).</p>
<p>&#8221; Asal damai, berapapun biaya damai akan di bayar,&#8221; Ucap salah seorang yang enggan disebut namanya meniru apa yang diucapkan inisial &#8221; D &#8221; Pada Media ini.</p>
<p>Sementara, Kepala Desa Buddi Sunanto, dikonfirnasi Via WatshApp oleh Awak Media Relasipublik.com masi bungkam. Selasa, 20/9/2022.</p>
<p>( Tim/Red )</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5640/oknum-pemdes-buddi-inisial-e-diduga-pemicu-terbunuhnya-hamsan/">Oknum Pemdes Buddi inisial &#8221; E &#8221; Diduga Pemicu Terbunuhnya Hamsan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5640/oknum-pemdes-buddi-inisial-e-diduga-pemicu-terbunuhnya-hamsan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
