<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indentitas Pelaku Penganiayaan Dalam Video yang Beredar di WAG Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<atom:link href="https://jatim.relasipublik.com/tag/indentitas-pelaku-penganiayaan-dalam-video-yang-beredar-di-wag/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/indentitas-pelaku-penganiayaan-dalam-video-yang-beredar-di-wag/</link>
	<description>Mengutamakan Kepentingan Publik</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Aug 2023 11:33:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://jatim.relasipublik.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-Desain-tanpa-judul-80x80.png</url>
	<title>Indentitas Pelaku Penganiayaan Dalam Video yang Beredar di WAG Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/indentitas-pelaku-penganiayaan-dalam-video-yang-beredar-di-wag/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terungkap, Indentitas Pelaku Penganiayaan Dalam Video yang Beredar di WAG</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7595/terungkap-indentitas-pelaku-penganiayaan-dalam-video-yang-beredar-di-wag/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7595/terungkap-indentitas-pelaku-penganiayaan-dalam-video-yang-beredar-di-wag/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Aug 2023 11:33:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[#Penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Indentitas Pelaku Penganiayaan Dalam Video yang Beredar di WAG]]></category>
		<category><![CDATA[Terungkap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=7595</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP- Pelaku penganiayaan yang beredar dalam Video Whatsapp...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7595/terungkap-indentitas-pelaku-penganiayaan-dalam-video-yang-beredar-di-wag/">Terungkap, Indentitas Pelaku Penganiayaan Dalam Video yang Beredar di WAG</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP-</strong> Pelaku penganiayaan yang beredar dalam Video Whatsapp Group merupakan warga Desa Bilis Blis, Kacamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Selasa, 22/8/2023</p>
<p>Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Bilis Bilis ABD Rasik bahwa pelaku dan korban penganiayaan sama sama warganya.</p>
<p>&#8221; Iya benar, Keduanya warga saya. semalam korban atas nama siska melaporkan pelaku ( sifa ) nama panggilan Ke Polsek Sumenep Kota,&#8221; Ucap ABD Rasik pada Media ini.</p>
<p>Menurut ABD Rasik, setelah ditelusuri lebih dalam kejadian penganiayaan tersebut di Sumenep. Katanya, motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban karena permasalahan cowok.</p>
<p>&#8221; Pelaku nama panggilannya Sifa anak dari Eks Kades Kalisangka inisial S,&#8221;jelasnya.</p>
<p>Ia manambahkan, Setelah dianiaya korban ( Siska ) langsung melaporkan apa yang dialami ke Polsek Sumenep Kota.</p>
<p>&#8221; Saya sudah menghubungi korban ( Siska ). Korban sudah dipanggil sama pihak Polsek Sumenep Kota dan ditanya terkait kejadiannya,&#8221; Pungkasnya.</p>
<p>Pemberitaan sebelumnya, Beredar Video dalam Whatsapp Group Seorang perempuan memakai baju kaos oblong warna hitam sedang melakukan penganiayaan terhadap perempuan berbaju warna coklat.</p>
<p>Prilaku perempuan yang berbaju kaos oblong warna hitam tersebut tentunya tidak bermoral, sehingga mendapatkan kecaman dari berbagai pihak.</p>
<p>Sementara, dinilai dari sesi bahasa yang dilontarkan pada saat melalukan penganiayaan, palaku dan korban diduga asal pulau kangean, Kabupaten Sumenep.</p>
<p>&#8221; Mau selesai endek, abitla tak apokol pokolan, artinya mau selesai apa tidak sudah lama tidak mukul memukul,&#8221; Kata wanita berkaos oblong warna hitam yang masih belum diketahui identitasnya tersebut sambil ketawa.</p>
<p>Bahkan, dirinya menentang menyuruh wanita yang berkaos warna coklat yang ia aniaya disuruh berdiri untuk melawan pada dirinya.</p>
<p>&#8221; Laben ju, Mun dipokol mak tak alaben, artinya lawan dong, kalau dipukul kok tidak melawan,&#8221;Ucapnya dengan menantang sambil menaikkan kakinya diatas kursi.</p>
<p>Selanjutnya, perempuan yang mempunyai rambut pirang dengan panjang dibawah bahu tersebut menampar pipi korban sebelah kanan dan kiri sambil dihitung sebanyak sepuluh kali.</p>
<p>&#8221; Marala siap jek banyak bacot, artinya ayo siap jangan banyak bacot,&#8221;Ujarnya</p>
<p>Lalu, pelaku pergi meninggalkan korban seakan tidak menyesali perbuatanya.</p>
<p>Hasil menelusuran media ini, Indentitas pelaku dan korban penganiayaan dalam video tersebut masih belum diketahui, Namun berharap pihak Kepolisan bertindak cepat untuk menangkap pelaku demi keselamatan korban.</p>
<p>Reporter : Ida</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7595/terungkap-indentitas-pelaku-penganiayaan-dalam-video-yang-beredar-di-wag/">Terungkap, Indentitas Pelaku Penganiayaan Dalam Video yang Beredar di WAG</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7595/terungkap-indentitas-pelaku-penganiayaan-dalam-video-yang-beredar-di-wag/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
