<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Nelayan Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<atom:link href="https://jatim.relasipublik.com/tag/nelayan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/nelayan/</link>
	<description>Mengutamakan Kepentingan Publik</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Jun 2021 18:30:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://jatim.relasipublik.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-Desain-tanpa-judul-80x80.png</url>
	<title>#Nelayan Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/nelayan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>5 Hari Hilang, Nelayan Warga Dungkek Ditemukan Tewas di Perairan&#8230;.</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2880/5-hari-hilang-nelayan-warga-dungkek-ditemukan-tewas-di-perairan/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2880/5-hari-hilang-nelayan-warga-dungkek-ditemukan-tewas-di-perairan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2021 18:30:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#5]]></category>
		<category><![CDATA[#di]]></category>
		<category><![CDATA[#Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[#Dungkek]]></category>
		<category><![CDATA[#Hari]]></category>
		<category><![CDATA[#Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[#Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#Perairan]]></category>
		<category><![CDATA[#Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=2880</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Relasipublik.com- Ditemukan mayat Seorang laki-laki terdampar Di wilayah...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2880/5-hari-hilang-nelayan-warga-dungkek-ditemukan-tewas-di-perairan/">5 Hari Hilang, Nelayan Warga Dungkek Ditemukan Tewas di Perairan&#8230;.</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Relasipublik.com- </strong>Ditemukan mayat Seorang laki-laki terdampar Di wilayah Perairan Laut sebelah selatan Dusun Lemban, Desa Kombang Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, Selasa (1/6/2021).</p>
<p>Berita hilangan Kipnatun (59) yang bekerja sebagai nelayan warga Dusun Bancamara Barat, Desa Bancamara, kecamatan Dungkek, Sumenep, Sudah terjawab Dengan penemuan mayat yang mengapung di perairan sebelah selatan Desa Kombang, Kecamatan talango.<br />
Pria kelahiran 1962 (korban) tersebut keluar rumah dengan niatan memancing ikan pada hari Kamis (27/5/2021) diduga tenggelam di perairan Giliyang, kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.</p>
<p>Kabag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S melalui rilisnya mengungkapkan, Pada hari Selasa tanggal 01 Juni 2021 sekira pukul 07.00 Wib, Haji Misrawi yang juga sebagai saksi telah menemukan seorang mayat Laki-laki tercantol di pohon kayu mangrove di pinggir pantai Dusun Lembana, Desa Kombang, KecTalango, Kabupaten Sumenep.</p>
<p>Korban ditemukan dalam kondisi hancur pada bagian kepala dan seluruh wajah dalam keadaan hancur, perut robek, jari tangan kiri dan kanan terlepas semua,”terangnya.</p>
<p>Lanjut widi, korban yang memakai baju warna merah kombinasi hitam lengan panjang dan mayat di akui oleh anak korban yg bernama Su&#8217;udi bahwa mayat tersebut adalah orang tuanya yg hilang mencari ikan pada Kamis tanggal 27 mei 2021. sewaktu mencari ikan di pantai kepulauan Giliyang Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep,”Jelasnya</p>
<p>Terhadap korban hanya dilakukan VER luar dan tidak di Lakukan autopsi karena anaknya yang bernama Su&#8217;udi tidak bersedia di lakukan autopsi, selanjutnya korban di serahkan kepada anaknya (Su&#8217;udi) dan di bawa pulang kerumah kediamannya di Dusun Bancamara Barat, Kecamatan Dungkek, Kabuapaten Sumenep,” imbuhnya.</p>
<p>Penulis : Aiman</p>
<p>Editor   : Mawardi</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2880/5-hari-hilang-nelayan-warga-dungkek-ditemukan-tewas-di-perairan/">5 Hari Hilang, Nelayan Warga Dungkek Ditemukan Tewas di Perairan&#8230;.</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2880/5-hari-hilang-nelayan-warga-dungkek-ditemukan-tewas-di-perairan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penemuan Perahu Diduga Milik Nelayan Hilang Asal Sapudi</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2803/penemuan-perahu-diduga-milik-nelayan-hilang-asal-sapudi/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2803/penemuan-perahu-diduga-milik-nelayan-hilang-asal-sapudi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 May 2021 05:02:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Asal]]></category>
		<category><![CDATA[#Diduga]]></category>
		<category><![CDATA[#Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[#milik]]></category>
		<category><![CDATA[#Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#Penemuan]]></category>
		<category><![CDATA[#Perahu]]></category>
		<category><![CDATA[#Sapudi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=2803</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Relasipublik.Com &#8211; Terdapat info penemuan Perahu yang...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2803/penemuan-perahu-diduga-milik-nelayan-hilang-asal-sapudi/">Penemuan Perahu Diduga Milik Nelayan Hilang Asal Sapudi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Relasipublik.Com &#8211; </strong>Terdapat info penemuan Perahu yang diduga milik nelayan (pemancing) yang hilang di perairan Dusun Gelisek Desa Konbang Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur di koordinat S 7°06&#8217;44.334&#8243; E 114°03&#8217;23.5188&#8243;. Kamis (27/05/2021).</p>
<p>Polres Sumenep melalui Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan kronologis terjadinya laka laut bagi nelayan asal Kepulauan Sapudi Sumenep, &#8220;Pada hari Senin tgl. 24 Mei 2021 sekitar jam 16.00 WIB Bpk. MATLAWI umur 50 tagun alamat Dusun Tanto Desa Sokaramme Paseser Kec. Nongggunong berangkat memancing dengan menggunakan Perahu Mesin khusus mancing di perairan antara Nonggunong dan Giliyang, adapun ciri ciri perahunya, warna biru toska terdapat tulisan Tuyul laut dibagian belakang. Sekitar jam 24.00 WIB yang bersangkutan masih sempat kontak melalui HP kepada teman pemancing lainnya A.n Andree alamat desa tarebung kec gayam menjelaskan posisi terakhirnya ada di sebelah timurnya Pulau Giliyang&#8221;. Jelasnya</p>
<p>&#8220;Pada kebiasaannya seharusnya datang selambat &#8211; lambatnya hari Selasa tgl. 25 Mei 2021 jam 09.00 WIB, karena tidak datang, maka pada saat itu dilakukan pencarian oleh pihak keluarganya ke semua penjuru dengan menggunakan 4 armada (Perahu), namun sampai tadi malam tidak ditemukan&#8221;. Ungkapnya melalui rilis Humas Polres Sumenep.</p>
<p>Terdapat beberapa hal yang dilakukan dalam proses pencariannya yaitu sekira Pukul 12.00 Wib, Satpolairudres Sumenep, Basarnas unit Sumenep, Ditpolairud Polda Jatim Bko Perairan Sumenep, BPBD dan KSOP Kalianget dan Posramil Talango melaksanakan SAR, kemudian Tim melakukan pengecekan info ditemukannya perahu milik nelayan yang hilang di Dsn. Gelisek Ds. Kombang Kec. Talango.</p>
<p>Setelah dilakukan pengecekan benar terdapat perahu yg diduga milik nelayan yang hilang di Dsn. gelisek Ds. Kombang Kec. Talango dengan koordinat S 7°06&#8217;44.334&#8243; E 114°03&#8217;23.5188&#8243;, masyarakat yang menemukan adalah sdr. Wandi, umur 29 th, pekerjaan nelayan alamat Dsn. Gelisek Ds. Kombang kec. Talango.</p>
<p>Humas Polres Sumenep menjelaskan kronologis penemuan perahu oleh masyarakat, &#8220;sekira pkl 07.00 Wib. sdr. Wandi sedang mengontrol perahunya di pinggir pantai, saat ngontrol perahunya menemukan perahu dengan nama kapal Tuyul Laut yg diduga milik nelayan yg hilang dalam keadaan digulung ombak, kemudian sdr. Wandi mengamankan perahu tersebut bersama pak Surahbi, H. Zehni dan H. Hamdini dengan menarik perahu ke pinggiran pantai&#8221;. Jelasnya</p>
<p>Ada beberapa barang yang ditemukan di perahu tersebut, yaitu berupa 1 buah jerigen isi solar 2 ltr, 2 buah jerigen kecil isi kosong, 1 buah accu merk Astra, 1 set peralatan mekanik mesin, 5 gulung alat pancing ikan, 1 buah kapak, 5 buah besi pemberat pancing, 1 buah lampu penanda kapal dan1 buah pelampung besar.</p>
<p>Penulis : Ms/Sri</p>
<p>Editor    : Mawardi</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2803/penemuan-perahu-diduga-milik-nelayan-hilang-asal-sapudi/">Penemuan Perahu Diduga Milik Nelayan Hilang Asal Sapudi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2803/penemuan-perahu-diduga-milik-nelayan-hilang-asal-sapudi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
