<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PENDIDIKAN Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<atom:link href="https://jatim.relasipublik.com/tag/pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/pendidikan/</link>
	<description>Mengutamakan Kepentingan Publik</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jul 2021 06:29:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://jatim.relasipublik.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-Desain-tanpa-judul-80x80.png</url>
	<title>PENDIDIKAN Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/pendidikan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Manajer Pendidikan Sekolah Wartawan MZK Institute Agung Santoso Meninggal Dunia</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3498/manajer-pendidikan-sekolah-wartawan-mzk-institute-agung-santoso-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3498/manajer-pendidikan-sekolah-wartawan-mzk-institute-agung-santoso-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2021 06:29:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[#Agung]]></category>
		<category><![CDATA[#Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[#Institute]]></category>
		<category><![CDATA[#Manajer]]></category>
		<category><![CDATA[#Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[#MZK]]></category>
		<category><![CDATA[#Santoso]]></category>
		<category><![CDATA[#Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=3498</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURABAYA, Relasipublik.Com &#8211; Manajer Pendidikan Sekolah Wartawan MZK...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3498/manajer-pendidikan-sekolah-wartawan-mzk-institute-agung-santoso-meninggal-dunia/">Manajer Pendidikan Sekolah Wartawan MZK Institute Agung Santoso Meninggal Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, Relasipublik.Com &#8211; </strong>Manajer Pendidikan Sekolah Wartawan MZK Institute Agung Santoso meninggal dunia pada Sabtu, 10 Juli 2021 pukul 10.00 WIB di Perumahasan Oma Greenland, Telogo Bedah, Menganti, Gresik, Jawa Timur. Hal ini diinformasikan oleh anak beliau melalui whatsapp Pak Agung sendiri, Mayang.</p>
<p>Bapak Agung Santoso meninggal disebabkan oleh trombositnya turun lalu didiagnosa oleh dokter bahwa beliau terserang DBD. Selain itu, beliau juga menderita diabetes, ketika sakit, gula darahnya naik, sehingga memperparah kondisi beliau. Untuk hasil SWAB beliau negatif.</p>
<p>“Sudah seminggu Bapak sakit dan tidak pegang HP sama sekali, hasil SWAB negatif, tapi trombosit turun, gejala DBD, dan gula darah tinggi. Mohon waktu biar nanti Bapak jelaskan, mohon doanya untuk beliau,” tulis Mayang melalui whatsapp Pak Agung, Kamis, 8 Juli 2021 kepada Direktur MZK Institute.</p>
<p>Lebih lanjut, Mayang mengatakan bahwa Pak Agung pada Kamis lalu masih susah untuk makan dan bergerak yang diakibatkan gula darahnya tinggi. Lalu, pagi ini (Sabtu, 10 Juli 2021), Direktur MZK Institute, Martha Syaflina, S.E. kembali menanyakan kabar beliau. Kembali pula dibalas oleh anak beliau, Mayang. Bapak Agung sedang dalam sesak dan minta didoakan dan dimaafkan kesalahannya.</p>
<p>“Mohon doanya, ya, Mba, kami sedang berupaya yang terbaik. Saturasi oksigennya turun 75, beliau susah makan karena infeksi lambung. Kami sudah ke 10 RS ditolak karena memang penuh,” tulis Mayang melalui whastapp Pak Agung kepada Direktur MZK Institute.</p>
<p>Tepat pada Sabtu, 10 Juli 2021 pukul 10.00 WIB, Bapak Drs. Agung Santoso meninggal di kediamannya. Mohon kiranya dimaafkan dan didoakan untuk kelapangan kubur dan kemudahan beliau untuk menghadap Allah ta’ala. Aamiin. (rilis: MZK Institute)</p>
<p><strong>Reporter : Noung daeng</strong></p>
<p><strong>Editor       : Mawardi</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3498/manajer-pendidikan-sekolah-wartawan-mzk-institute-agung-santoso-meninggal-dunia/">Manajer Pendidikan Sekolah Wartawan MZK Institute Agung Santoso Meninggal Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3498/manajer-pendidikan-sekolah-wartawan-mzk-institute-agung-santoso-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mawardi, S.sos : Ikhtiar Menginternalisasikan Pendidikan Kaffah</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2541/mawardi-s-sos-ikhtiar-menginternalisasikan-pendidikan-kaffah/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2541/mawardi-s-sos-ikhtiar-menginternalisasikan-pendidikan-kaffah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 May 2021 08:58:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#Ikhtiar]]></category>
		<category><![CDATA[#Kaffah]]></category>
		<category><![CDATA[#Mawardi]]></category>
		<category><![CDATA[#Menginternalisasikan]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[S.sos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=2541</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Relasipublik.Com &#8211; Hari ini tepatnya tanggal 02...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2541/mawardi-s-sos-ikhtiar-menginternalisasikan-pendidikan-kaffah/">Mawardi, S.sos : Ikhtiar Menginternalisasikan Pendidikan Kaffah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Relasipublik.Com &#8211; </strong>Hari ini tepatnya tanggal 02 Mei 2021 diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional, hal ini tidak dapat dipisahkan dengan sejarah Ki Hadjar Dewantara yang disebut sebagai Bapak Pendidikan Indonesia dengan jargonnya &#8220;Ing ngarso sung tulado, Ing madya mangun karso, Tut wuri handayani&#8221; (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan yang baik, di tengah atau di antara murid seorang pendidik harus menciptakan prakarsa dan ide, dari belakang seorang pendidik harus memberikan dorongan dan arahan)</p>
<p>Pada momentum refleksi Hari Pendidikan Nasional 2021 ini saya akan berbagi dengan para kaum pelajar, dan semoga ini termasuk dalam kategori &#8220;Watawa Shoubil Haqqi, Watawa Shoubis Sobri&#8221;. Kali ini saya akan menulis tentang &#8220;Ikhtiar Menginternalisasikan Pendidikan Kaffah untuk Menyongsong Karakter Pelajar yang Beradab</p>
<p>Pendidikan merupakan salah satu bentuk proses transformasi ilmu pengetahuan, berbicara ilmu pengetahuan cakupannya sangat universal, dan ilmu pengetahuan itu bukan hanya terbatas diruang kelas formal pembelajaran akan tetapi jauh lebih luas dari pada pemahaman itu, pendidikan dapat dicerna dimana saja, kapan saja, dari siapa saja, sehingga pendidikan itu luas dengan segala dimensi-dimensinya.</p>
<p>Bentuk ikhtiar untuk mewujudkan pendidikan yang berorientasi terhadap kekuatan nilai- nilai luhur moral dan krakter pelajar yang beradab, dengan mengimplimentasikan pendidikan Kaffah yang mencakup terhadap internalisasi tiga dasar orientasi dalam pendidikan karakter. Ketiganya itu meliputi &#8220;Intelektual Question (IQ), Emosional Question (EQ) dan Spiritual Question (SQ)&#8221; ini sebagai ikhtiar positif yang harus diimplementasikan oleh para pendidik dalam proses transformasi keilmuan kepada para pelajar.</p>
<p>Intelektual Question yang memiliki pemahaman Kecerdasan Intelektual ini penting dalam menopang kemampuan para pelajar agar memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi dan diharapkan bisa memberikan ide-ide inovatif dan kreatif untuk pembangunan dan kemajuan kedepannya baik dalam tatanan kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.</p>
<p>Emosional Question yang secara gampangnya dapat dipahami sebagai Kecerdasa Emosional. Dengan kecerdasan emosional ini akan mengimbangi kecerdasan intelektual para pelajar, sebab pelajar yang memiliki kecerdasan secaa emosional dia akan lebih mengedepankan nilai-nilai luhur daripada hanya sekedar mentuhankan terhadap akal fikiran saja.</p>
<p>Spiritual Question dapat diartikan Kecerdasan Spiritual dan kecerdasan ini merupakan ruh dari Intelektual Question dan Emosional Question. Karena pelajar yang memiliki Spiritual Question dia akan mengesampingkan segala hal yang sekiranya berimplikasi nigatif meskipun secara Intelektual Questionnya akan menopang kedikjayaan kehidupan dunia, akan tetapi karena landasan Spiritual Question itu akan dikesampingkan.</p>
<p>Sehingga dengan terintegrasinya pendidikan Kaffah dengan tiga kecerdasan tersebut diharapkan bisa melahirkan generasi-generasi masa depan yang lebih mengedepankan rasa daripada akal fikiran belaka, mengedepankan nilai-nilai norma daripada kesenangan semata, lebih mengedepankan kebersamaan daripada kebahagian individual. Dalam hal ini Guru dan Orang Tua sama-sama memiliki peran yang sangat urgent demi melahirkan generasi Khairoh Ummah yang sesuai dengan nilai-nilai sakralitas ajaran agama.&#8221;Selamat Hari Pendidikan Nasional&#8221;</p>
<p>Penulis : Ms/Sri</p>
<p>Editor    : Mawardi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2541/mawardi-s-sos-ikhtiar-menginternalisasikan-pendidikan-kaffah/">Mawardi, S.sos : Ikhtiar Menginternalisasikan Pendidikan Kaffah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/2541/mawardi-s-sos-ikhtiar-menginternalisasikan-pendidikan-kaffah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UMM Ciptakan Alat Themperature Detection di Kediri</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-kediri/350/mahasiswa-umm-ciptakan-alat-themperature-detection-di-kediri/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-kediri/350/mahasiswa-umm-ciptakan-alat-themperature-detection-di-kediri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2020 08:44:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[AKB]]></category>
		<category><![CDATA[CEKSUHU]]></category>
		<category><![CDATA[KEBIASAANBARU]]></category>
		<category><![CDATA[KEDIRI]]></category>
		<category><![CDATA[kkn]]></category>
		<category><![CDATA[MAHASIWA]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[umm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=350</guid>

					<description><![CDATA[<p>RELASIPUBLIK.COM, MALANG, &#8211; Demi mendukung memasuki  era adaptasi...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-kediri/350/mahasiswa-umm-ciptakan-alat-themperature-detection-di-kediri/">Mahasiswa UMM Ciptakan Alat Themperature Detection di Kediri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RELASIPUBLIK.COM, MALANG, &#8211;</strong> Demi mendukung memasuki  era adaptasi kebiasaan baru (AKB), sekelompok mahasiswa Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengimplementasikan alat Themperature Detection di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Kamis, (1/10/2020), siang.</p>
<p>Alat tesebut merupakan alat pengecekan suhu tanpa kontak fisik secara langsung.</p>
<p>“Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, PMM UMM Kelompok 81 Gelombang 4 mengadakan launching Themperature Detection awal bulan september lalu yang dihadiri oleh Bapak Safi’i selaku Kepala Desa Balongjeruk serta Perangkat Desa di Lingkungan Balai desa Balongjeruk, dan juga dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan dari kemlompok PMM 81 yaitu Ibu Beti Istanti Suwandayani,” ungkap Habib selaku Koordinator Desa Kelompok 81 PPM UMM Gelombang 4, Kamis (1/10).</p>
<p>Lanjutnya, alat tersebut  Themperature Detection secara resmi sudah  dapat digunakan sebagai fasilitas umum di Balai Desa Balongjeruk.</p>
<p>“Satu unit alat Themperature Detection kami serahkan kepada Pemerintahan Desa Balongjeruk. Dengan harapan dapat memudahkan dalam pengecekan suhu warga yang ingin datang untuk mendapatkan pelayanan di ruang pelayanan. Sekaligus sebagai penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan COVID-19 dengan adanya teknologi ini di desa Balongjeruk,“ Lanjut Habib.</p>
<p>Selain itu, Alat ini mengunakan teknologi sensor Thermopile Array 8X8 atau juga biasa disebut sensor TPA64, yang merupakan sensor yang digunakan untuk membaca suhu tubuh manusia.</p>
<p>“Penggunaan Themperature Detection akan membaca suhu seseorang yang berdiri di depan sensor tersebut. Jika suhu orang tersebut dengan nilai normal yaitu kurang dari 37,8 derajat, maka orang tersebut diperbolehkan masuk ruang pelayanan,” kata Mohamad Al Fikih anggota kelompok 81 PPM UMM selaku inisiator teknologi.</p>
<p>Hal tersebut mendapat apresiasi bermunculan salah satunya dari Kepala Desa Balongjeruk.</p>
<p>&#8221; Saya selaku Kepala Desa Balongjeruk serta Perangkat Desa di Lingkungan Balai desa Balongjeruk sangat mengapresiasi dan mengaku bangga terhadap mahasiswa yang mempunyai ide kreatif dan inovatif untuk membuat alat Themperature Detection ini &#8221; Terang Kepala Desa Balongjeruk</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-kediri/350/mahasiswa-umm-ciptakan-alat-themperature-detection-di-kediri/">Mahasiswa UMM Ciptakan Alat Themperature Detection di Kediri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-kediri/350/mahasiswa-umm-ciptakan-alat-themperature-detection-di-kediri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
