<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>POLISI BRENGSEK dan ROKOK ILEGAL Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<atom:link href="https://jatim.relasipublik.com/tag/polisi-brengsek-dan-rokok-ilegal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/polisi-brengsek-dan-rokok-ilegal/</link>
	<description>Mengutamakan Kepentingan Publik</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Jul 2023 08:50:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://jatim.relasipublik.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-Desain-tanpa-judul-80x80.png</url>
	<title>POLISI BRENGSEK dan ROKOK ILEGAL Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/polisi-brengsek-dan-rokok-ilegal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>POLISI BRENGSEK dan ROKOK ILEGAL</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7255/polisi-brengsek-dan-rokok-ilegal/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7255/polisi-brengsek-dan-rokok-ilegal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 08:45:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[POLISI BRENGSEK dan ROKOK ILEGAL]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Sulaizi abdurrazak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=7255</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Oleh: Sulaisi Abdurrazaq (Ketua DPW APSI Jatim...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7255/polisi-brengsek-dan-rokok-ilegal/">POLISI BRENGSEK dan ROKOK ILEGAL</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Oleh: Sulaisi Abdurrazaq<br />
(Ketua DPW APSI Jatim &amp; Direktur LKBH IAIN Madura)</p>
<p>Rokok Ilegal</p>
<p><strong>Jatimrelasipublik.com</strong> &#8211; BAGI saya, revolusi rokok ilegal di Madura adalah simbol perlawanan terhadap monopoli kapitalisme yang menyengsarakan petani tembakau.</p>
<p>Yang membuat pemerintah dihajar setiap tahun karena dinilai tidak berpihak pada petani, akibat _standart_ kualitas dan harga tembakau yang tak pasti.</p>
<p>Rakyat kerja keras, setan-setan kapitalis sewenang-wenang menentukan harga.</p>
<p>Cukai rokok naik dari tahun ke tahun. Tujuannya mengurangi jumlah perokok dan meningkatkan penerimaan negara.</p>
<p>Tujuan negara baik, tapi juga menghisap rakyat kecil atau petani tembakau yang hidupnya bergantung pada musim panas dengan keterampilan terbatas.</p>
<p>Bagi pemodal raksasa, cukai naik tak terlalu jadi soal. Tapi bagi pemodal kecil dan bagi petani, itu masalah gawat. Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Lalu mati.</p>
<p>Begitu cukai beranjak naik, harga rokok ikut naik, lalu muncul pabrik-pabrik kecil produksi rokok.<br />
Petani punya harapan, karena terdapat pembeli alternatif.</p>
<p>Ketika produksi rokok melimpah dan pabrik-pabrik kecil terbatas modal untuk beli pita cukai, maka sisa rokok yang tanpa pita menjadi ilegal ketika diperjual belikan.</p>
<p>Karena tanpa pita, tentu harga lebih murah. Dari sana lahan kerja dan ladang usaha terbuka. Rakyat kecil yang berusaha survive potensial menjadikannya peluang usaha memenuhi kebutuhan keluarga.</p>
<p>Membeli rokok tanpa pita, lalu dijual dengan harga lebih mahal untuk memperoleh laba. Jalan itu adalah lorong alternatif bagi rakyat yang tertindas keadaan.</p>
<p>Kalau ditanya apa itu halal. Jawab saja lewat lirik lagu Iwan Fals, &#8220;Manusia Setengah Dewa.&#8221;</p>
<p>_Masalah moral, masalah akhlak, biar kami cari sendiri._</p>
<p>_Urus saja moralmu, urus saja akhlakmu. Peraturan yang sehat yang kami mau._</p>
<p>_Tegakkan hukum, setegak-tegaknya. Adil dan tegas tak pandang bulu._</p>
<p>Maksudnya, kalau hukum masih melihat bulu, biarkan saya memberi _point of view_ bahwa revolusi rokok ilegal adalah simbol perlawanan terhadap monopoli ekonomi setan-setan kapitalis yang kadang berkolaborasi dengan penegak hukum.</p>
<p>Polisi Brengsek</p>
<p>Salah satu penegak hukum yang rawan &#8220;dimakan setan kapitalis&#8221; adalah polisi pengkhianat institusi kepolisian. Pelanggar sumpah jabatan. Dialah yang disebut polisi brengsek.</p>
<p>Kata brengsek itu saya pinjam dari bahasa Irjen Pol. Drs. H. Napoleon Bonaparte, M.Si. ketika menanggapi kasus Ferdy Sambo.</p>
<p>_&#8221;&#8230;tidak semua polisi brengsek. Memang banyak yang brengsek, tapi tidak semua,&#8221;_</p>
<p>Mantan Wakapolri, Komjen. (Purn.) Drs. Nanan Soekarna, rekan seangkatan saya di Pasca Politik UI juga pernah menggunakan kata yang sama. Katanya:</p>
<p>_&#8221;Maklumat Kapolri mengatakan, masyarakat tolong jangan kompromi dengan polisi brengsek. Jangan kompromi sama polisi korup.&#8221;_</p>
<p>Nah, salah satu polisi brengsek yang berkaitan dengan rokok ilegal ini bercokol di Polres Sampang.</p>
<p>Peristiwanya begini:</p>
<p>Awal bulan Juni 2023, malam itu, sekira pukul 22.00 WIB, Muni, pengendara mobil L300 warna hitam ditangkap. Dugaannya karena memuat rokok tanpa pita cukai.</p>
<p>Setelah ditangkap, seorang polisi yang menjabat Kanit di Reskrim Polres Sampang, meminta uang tebusan Rp50.000.000,- Muni tak punya uang karena hanya pengendara.</p>
<p>Empat hari kemudian, Jum&#8217;at 9 Juni 2023, pemilik rokok datang ke Polres Sampang untuk mendiskusikan masalah mobil berikut muatannya.</p>
<p>Pemilik rokok tanpa pita cukai tak mampu memenuhi permintaan polisi brengsek itu, dia hanya mampu jika tarif tebusannya Rp20.000.000,-.</p>
<p>Tak ada titik temu, akhirnya sang Kanit di Reskrim Polres Sampang ini menyampaikan bahwa pimpinannya tidak setuju dengan angka Rp20.000.000,- dan meminta pemilik rokok datang kembali di hari Senin tanggal 12 Juni 2023 yang akhirnya sang Kanit sepakat, mobil berikut muatannya dapat ditebus dengan harga Rp30.000.000,-.</p>
<p>Dalam sebuah video berdurasi 2.34 detik, polisi brengsek itu menjelaskan, selain duit tebusan itu ia juga menjelaskan tentang pengamanan lanjutan lalu lintas pengiriman rokok ilegal di Sampang.</p>
<p>Menurut oknum ini, pengamanan bisa sendiri atau bisa juga bulanan. Itupun kalau cocok dengan pimpinan.</p>
<p>Sayangnya, setelah mobil bermuatan rokok itu keluar dari Mapolres Sampang, ternyata rokok dalam mobil itu sudah tekor. Dugaannya, &#8220;dimalingi&#8221; oknum.</p>
<p>Menurut pemilik rokok, tak kurang dari 80 bal, atau 8000 bungkus rokok tanpa pita yang diduga dihisap oleh oknum Polres Sampang.</p>
<p>Ini baru kasus kecil yang akan kita besarkan. Kita rencanakan aksi besar di depan Polres Sampang bersama korban-korban oknum polisi brengsek.</p>
<p>Menurut kalian bagaimana?</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7255/polisi-brengsek-dan-rokok-ilegal/">POLISI BRENGSEK dan ROKOK ILEGAL</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/7255/polisi-brengsek-dan-rokok-ilegal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
