<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Tempat Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<atom:link href="https://jatim.relasipublik.com/tag/tempat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/tempat/</link>
	<description>Mengutamakan Kepentingan Publik</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2021 13:11:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://jatim.relasipublik.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-Desain-tanpa-judul-80x80.png</url>
	<title>#Tempat Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/tempat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polresta Banyuwangi, Dukung dan Persiapkan Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-banyuwangi/4001/polresta-banyuwangi-dukung-dan-persiapkan-uji-coba-pembukaan-tempat-wisata/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-banyuwangi/4001/polresta-banyuwangi-dukung-dan-persiapkan-uji-coba-pembukaan-tempat-wisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2021 13:11:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[#Coba]]></category>
		<category><![CDATA[#dan #Persiapkan]]></category>
		<category><![CDATA[#Dukung]]></category>
		<category><![CDATA[#Pembukaan]]></category>
		<category><![CDATA[#Polresta]]></category>
		<category><![CDATA[#Tempat]]></category>
		<category><![CDATA[#Uji]]></category>
		<category><![CDATA[#Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=4001</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANYUWANGI, Relasipublik.com &#8211; Banyuwangi mulai mempersiapkan uji coba...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-banyuwangi/4001/polresta-banyuwangi-dukung-dan-persiapkan-uji-coba-pembukaan-tempat-wisata/">Polresta Banyuwangi, Dukung dan Persiapkan Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANYUWANGI, Relasipublik.com &#8211; </strong>Banyuwangi mulai mempersiapkan uji coba pembukaan sector pariwisata demi membangkitkan ekonomi yang sebelumnya berimbas pada PPKM level 4. Wisata di Kabupaten Banyuwangi terimbas besar akibat aturan tersebut dan beberapa tempat usaha wisata nyaris gulung tikar.</p>
<p>Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, pemerintah Kabupaten Banyuwangi tengah mempersiapkan pembukaan tempat wisata di wilayahnya menyusul adanya relaksasi dan kelonggaran dalam penerapan PPKM.<br />
”Wisata yang akan dibuka nantinya harus melakukan asesmen terlebih dahulu,” kata AKBP Nasrun pada Kamis (9/9/2021).</p>
<p>Menurut dia, pembukaan tempat wisata di wilayahnya akan dilakukan secara bertahap dan harus sudah siap dan memenuhi syarat dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.<br />
”Destinasi yang akan dimulai uji coba seperti Pulau Merah, Boom, AWT dan lainnya itu nanti yang akan kita coba,” ujarnya.</p>
<p>Kapolresta berharap relaksasi pada sektor-sektor tertentu dapat membantu para pelaku usaha dalam hal kebangkitan ekonomi dan Kabupaten Banyuwangi dapat kembali turun dari level 2.<br />
”Relaksasi ini mohon dijalankan dengan penuh tanggung jawab, aspek-aspek protokol kesehatan yang telah ditentukan harus diterapkan,” ujarnya.<br />
Seperti diketahui Pemerintah resmi memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali pada tanggal 7-13 September 2021. Kegiatan operasi di pusat perbelanjaan sampai tempat wisata akan dibuka atau diperluas dengan tetap mengikuti protokol kesehatan (Prokes).</p>
<p>Selain itu, juga akan dilakukan uji coba pembukaan tempat wisata di kota dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan implementasi platform PeduliLindungi.</p>
<p><strong>Sumber : Humas Polres Sumenep</strong></p>
<p><strong>Editor     : Mawardi</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-banyuwangi/4001/polresta-banyuwangi-dukung-dan-persiapkan-uji-coba-pembukaan-tempat-wisata/">Polresta Banyuwangi, Dukung dan Persiapkan Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-banyuwangi/4001/polresta-banyuwangi-dukung-dan-persiapkan-uji-coba-pembukaan-tempat-wisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolda Jatim Cek Vaksinasi dan Kesiapan Tempat Wisata Sebelum Dibuka Kembali</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3997/kapolda-jatim-cek-vaksinasi-dan-kesiapan-tempat-wisata-sebelum-dibuka-kembali/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3997/kapolda-jatim-cek-vaksinasi-dan-kesiapan-tempat-wisata-sebelum-dibuka-kembali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2021 12:52:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[#Cek]]></category>
		<category><![CDATA[#dan]]></category>
		<category><![CDATA[#jatim.]]></category>
		<category><![CDATA[#Kapolda]]></category>
		<category><![CDATA[#Kesiapan]]></category>
		<category><![CDATA[#Sebelum #Dibuka #Kembali]]></category>
		<category><![CDATA[#Tempat]]></category>
		<category><![CDATA[#Vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[#Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=3997</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURABAYA, Relasipublik.com &#8211; Kapolda Jawa Timur Irjen Pol...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3997/kapolda-jatim-cek-vaksinasi-dan-kesiapan-tempat-wisata-sebelum-dibuka-kembali/">Kapolda Jatim Cek Vaksinasi dan Kesiapan Tempat Wisata Sebelum Dibuka Kembali</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, Relasipublik.com &#8211; </strong>Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan vaksinasi di lokasi tempat wisata Telaga Sarangan Magetan, pada Kamis (9/9/2021). Sebanyak 1200 dosis vaksinasi dari Polda Jatim, telah didistribusikan untuk Kabupaten Magetan. Hal ini dilakukan sebagai upaya dalam membentuk herd immunity di Jawa Timur.</p>
<p>Hari ini di Kabupaten Magetan ada tiga titik vaksinasi, dengan target 1200 dosis yang dibagi di tiga kecamatan, diantaranya, Kecamatan Barat sebanyak 200 dosis, Kecamatan Kawedanan 200 dosis, dan Kecamatan Sarangan sebanyak 800 dosis.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, Kapolres Magetan bekerja sama dengan Bupati dan Dandim, untuk mensukseskan pelaksanaan serbuan vaksinasi ini.</p>
<p>Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, kedatangannya bersama Irdam V/Brawijaya yang mewakili Pangdam di tempat vaksinasi ini dalam rangka mendukung, dan mendorong setiap kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Jawa Timur.</p>
<p>&#8220;Kami dari jajaran Polda Jatim didukung oleh Kodam Brawijaya serta Pemprov merencanakan hari ini 25.000 vaksinasi di seluruh Jatim dan kebetulan kami sekarang melakukan pengecekan di Magetan yang dilaksanakan dengan jumlah 1200,&#8221; paparnya,</p>
<p>Lebih lanjut Kapolda menyampaikan, serbuan vaksinasi di tempat wisata Telaga Sarangan ini, untuk menyiapkan daerah wisata, khususnya di Telaga Sarangan ini. Selain itu, Kapolda juga menyampaikan bahwa daerah ini sudah turun level ke level 3.</p>
<p>&#8220;Saya dengar tadi dari data terakhir Kemenkes, baik Ponorogo maupun Magetan turun level, dari level 4 menjadi level 3,&#8221; ujar Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi.</p>
<p>&#8220;Sore ini Kami akan melaksanakan rapat koordinasi juga, untuk meningkatkan tracing dan testing serta bagaimana pelaksanaan treatment, sehingga orang nanti yang terkena bisa dirawat dengan baik dan koordinasi antara petugas lapangan yang melakukan tracing testing dan perawatan di rumah sakit serta obat-obatan yang diberikan itu bisa berjalan baik,&#8221; tandasnya didampingi Pejabat Utama Polda Jatim.</p>
<p>Kapolda juga menghimbau dan memohon kepada masyarakat, meskipun sudah divaksin harap tetap jaga protokol kesehatan.</p>
<p>&#8220;Ingat kejadian di Amerika, kejadian di Eropa, mereka sudah divaksin hampir 80% dengan vaksin yang kedua. Kita sebagian ada vaksin pertama, ada yang vaksin kedua. Di negara luar sudah divaksin kedua pun karena lengah mereka lepas masker, sekarang angkanya melonjak,&#8221; Imbaunya.</p>
<p>&#8220;Nah untuk itu, saya mohon, saya harap, masyarakat Jawa Timur khususnya di Magetan ini, ayo rek tetap jaga protokol kesehatan,&#8221; ajak Kapolda.</p>
<p>Tak lupa Irjen Pol Nico Afinta juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, kepada tenaga kesehatan, dan terlebih lagi kepada masyarakat yang mau datang dan mau dirinya divaksin dengan kesadaran yang tinggi.</p>
<p>&#8220;Saya harap ini bisa menyebar ke mana-mana, keinginan masyarakat datang ke tempat vaksinasi. Karena ini untuk kita bersama,&#8221; ucapnya.</p>
<p>&#8220;Kami menerima vaksin berdasarkan pembagian dari Menteri Kesehatan dan Dinas Kesehatan. Sampai sekarang kami mendapatkan 1.5 juta vaksin, dan sudah dipakai 1.4, jadi masih sisa 100.000, dan ini kami akan habiskan rata-rata tiap hari 25000 sampai 45000, tergantung dari pada situasi dan kondisi. Artinya kalau misalkan ada masyarakat yang membutuhkan, kemudian sudah ada perencanaan yang kami laksanakan,&#8221; jelasnya Irjen Pol Nico Afinta.</p>
<p>Kapolda menambahkan. Hari ini telah dilaksanakan vaksinasi sebanyak 1200 dosis di Kabupaten Magetan, dan 25000 di seluruh Jawa Timur.</p>
<p>&#8220;Harapannya kami akan habiskan dalam waktu 4 hari ini, dan kami sudah mendengar ada vaksin yang akan datang, sekitar 2,1 juta yang sudah ada di Dinas Kesehatan, itu akan dibagikan ke seluruh wilayah,&#8221; pungkasnya Jenderal Bintang dua ini.</p>
<p><strong>Sumber : Humas Polres Sumenep</strong></p>
<p><strong>Editor     : Mawardi</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3997/kapolda-jatim-cek-vaksinasi-dan-kesiapan-tempat-wisata-sebelum-dibuka-kembali/">Kapolda Jatim Cek Vaksinasi dan Kesiapan Tempat Wisata Sebelum Dibuka Kembali</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3997/kapolda-jatim-cek-vaksinasi-dan-kesiapan-tempat-wisata-sebelum-dibuka-kembali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RS A.Buya Kangean Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Limbah B3 Medis diDuga Sengaja Dibakar</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3285/rs-a-buya-kangean-tempat-isolasi-pasien-covid-19-limbah-b3-medis-diduga-sengaja-dibakar/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3285/rs-a-buya-kangean-tempat-isolasi-pasien-covid-19-limbah-b3-medis-diduga-sengaja-dibakar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2021 15:46:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[#A.Buya]]></category>
		<category><![CDATA[#B3]]></category>
		<category><![CDATA[#Dibakar]]></category>
		<category><![CDATA[#Diduga]]></category>
		<category><![CDATA[#Isolasi]]></category>
		<category><![CDATA[#Kangean]]></category>
		<category><![CDATA[#Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[#Medis]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasien #Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#RS]]></category>
		<category><![CDATA[#Sengaja]]></category>
		<category><![CDATA[#Tempat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=3285</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Relasipublik.Com &#8211; Pihak Rumah Sakit Abuya Kangean...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3285/rs-a-buya-kangean-tempat-isolasi-pasien-covid-19-limbah-b3-medis-diduga-sengaja-dibakar/">RS A.Buya Kangean Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Limbah B3 Medis diDuga Sengaja Dibakar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Relasipublik.Com &#8211; </strong>Pihak Rumah Sakit Abuya Kangean diduga membuang sampah B 3 Medis Secara sembarangan. bahkan, sampah tersebut terlihat ada sisa pembakaran.</p>
<p>Dalam hal itu, diduga tidak ada pengawasan yang dilakukan dari dinas terkait pada  Rumah Sakit Abuya Kepulauan Kangean, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pasalnya, Dumping Limbah B3 medis yang diduga sembarangan tersebut terjadi beberapa hari yang lalu dan dikwatirkan berdampak negatif bagi lingkungan diwilayah itu.</p>
<p>Sementara, seorang warga Kepulauan Kangean yang enggan disebutkan namanya menduga Dinas terkait sengaja melakukan Dumping dan pembakaran, padahal Limbah tersebut sangat berdampak bagi lingkungan sekitar,&#8221;Katanya pada media ini. Kamis,(24/6/2021).</p>
<p>Menurutnya, adanya te­muan Dumping (pembuangan) limbah B3 medis secara sembarangan diduga sengaja dilakukan oleh oknum Rumah Sakit Abuya Kangean, tanpa memikirkan dampak terhadap lingkungan dan penduduk sekitar wilayah itu. bahkan, belum ada kejelasan alur pembuangan limbah tersebut bekerjasama dengan PT apa..?</p>
<p>Seharusnya limbah medis itu dikelola sesuai dengan peraturan UU PPLH pasal 60 nomor 32 agar tidak berdampak negatif terhadap lingkungan dan penduduk yang tinggal disekitar tersebut.</p>
<p>Padahal, jika dibuang oleh pegawai puskesmas tersebut obat-obatan kadaluarsa atau obat-obatan yang merupakan limbah yang berbahaya, maka bisa terkena pidana sesuai dengan ketentuan dalam undang undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup(UU PPLH).</p>
<p>Selain itu, juga tertera dalam UU PPLH pasal 60 nomor 32 tahun 2009 mengatur sebagai berikut : jika Puskesmas tidak melakukan kegiatan sesuai norma, standart, prosedur, atau kreteria sehingga mengakibatkan kesehatan Masyarakat, keamanan, pencemaran lingkungan, dan atau pengrusakan lingkungan, maka dapat dipidan penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda antara Rp 100 juta hingga 5 Milliar (Pasal 40 ayat (1) undang undang pengelolaan Sampah).</p>
<p>“ Perlu diketahui juga bahwa kemasan obat obatan dan juga obat-obatan kadaluarsa termasuk sampah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun dan limbah berbahaya dan beracun,” bebernya.</p>
<p>Kemudian dia memaparkan, mengenai Dumping (pembuangan) adalah kegiatan membuang atau menempatkan dan atau memasukkan limbah dan atau bahan dalam jumlah, konsentrasi, waktu, dan lokasi tertentu dengan persyaratan tertentu ke media lingkungan hidup tertentu.</p>
<p>Maka, setiap orang melakukan Dumping limbah dan atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin diatas dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda 3 Milliar.</p>
<p>Namun, satu hal yang harus di ingat pada para pimpinan kita baik itu dari dinas kesehatan jangan lupa bahwa sampah medis yang berkeliaran bertebaran bahkan dibakar di areal rumah sakit itu sangat merugikan masyarakat di sekitar. saya sebagai putra daerah tentunya, uga ikut dirugikan dalam hal ini. kenapa..? karena dilihat dari sisi hukum pelanggaran berat yang sudah terjadi bagaimana ketika sampah medis itu tidak betul-betul dikelola dengan baik, apalagi tidak memiliki Ipal dan lain-lain.</p>
<p>Mungkin, hingga saat ini masyarakat kepulauan tidak tahu apa dampak yang sesungguhnya terkait sampah medis yang ada di Kepulauan Kangean itu, khususnya rumah sakit A buya Kangean, tipe D di Desa Sambakati, Kecamatan Arjasa Kangean.</p>
<p>&#8220;kalau saya membaca banyak literasi dari berbagai sumber sebagai bahan acuan juga bahwa itu melebihi daripada bom nuklir yang sudah meledak dan itu sangat berbahaya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Kemudian dia menambahkan, kebanyakan masyarakat kepulauan tidak mengetahui akan bahaya daripada sampah medis tersebut. apalagi yang kami lihat Rumah sakit itu adalah tempat dijadikannya ruang isolasi covid-19, yang mana itu menjadi atensi pemerintah pusat bahwa harus betul-betul steril,&#8221;imbuhnya</p>
<p>” Saya duga Dumping dan pembakaran yang dilakukan oleh Oknum Pihak Rumah Sakit A Buya Kangean, diduga tidak ada izinnya,” pungkasnya.</p>
<p>Hingga berita ini dinaikkan, Dr. Hidayatur rahman selaku Kapus Puskesmas Arjasa dihubungi via Watshapp belum ada balasan.</p>
<p><strong>Penulis : ( Tim)</strong></p>
<p><strong>Editor   : Mawardi</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3285/rs-a-buya-kangean-tempat-isolasi-pasien-covid-19-limbah-b3-medis-diduga-sengaja-dibakar/">RS A.Buya Kangean Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Limbah B3 Medis diDuga Sengaja Dibakar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3285/rs-a-buya-kangean-tempat-isolasi-pasien-covid-19-limbah-b3-medis-diduga-sengaja-dibakar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forkopimda Cek Kesiapan Tempat Isolasi di Universitas Trunojoyo Madura</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3128/forkopimda-cek-kesiapan-tempat-isolasi-di-universitas-trunojoyo-madura/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3128/forkopimda-cek-kesiapan-tempat-isolasi-di-universitas-trunojoyo-madura/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2021 08:51:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[#Cek]]></category>
		<category><![CDATA[#di]]></category>
		<category><![CDATA[#Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[#Isolasi]]></category>
		<category><![CDATA[#Kesiapan]]></category>
		<category><![CDATA[#Madura]]></category>
		<category><![CDATA[#Tempat]]></category>
		<category><![CDATA[#Trunojoyo]]></category>
		<category><![CDATA[#Universitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=3128</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANGKALAN, Relasipublik.Com &#8211; Forkopimda Jatim dan Forkopimda kabupaten...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3128/forkopimda-cek-kesiapan-tempat-isolasi-di-universitas-trunojoyo-madura/">Forkopimda Cek Kesiapan Tempat Isolasi di Universitas Trunojoyo Madura</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANGKALAN, Relasipublik.Com &#8211; </strong>Forkopimda Jatim dan Forkopimda kabupaten Bangkalan terus lakukan penanganan kasus Covid-19 di Bangkalan. Senin, (14/6/2021) Forkopimda melakukan peninjauan di ruang isolasi sementara penanganan pasien Covid-19, di Universitas Trunojoyo Madura kabupaten Bangkalan.</p>
<p>Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, bersama Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, dan Pejabat Utama Polda Jatim, didampingi Kapolres Bangkalan, Wakil Bupati Bangkalan serta Pejabat Pemprov Jatim. Langsung mengunjungi tempat isolasi pasien Covid-19 di Universitas Trunojoyo Madura.</p>
<p>Waka Polda bersama Sekdaprov Jatim bersama Forkopimda kabupaten Bangkalan melakukan pengecekan kesiapan Flat Asrama, Universitas Trunojoyo Madura, yang nantinya akan digunakan sebagai ruang isolasi sementara bagi masyarakat di kabupaten Bangkalan, yang terpapar Covid-19.</p>
<p>Selain itu, mereka juga meninjau kesiapaan infrastruktur bangunan, sarana dan prasarana pendukung tempat isolasi mandiri serta pengecekan ketersediaan kamar yang ada di asrama Universitas Trunojoyo.</p>
<p>Waka Polda Jatim menjelaskan, tempat Isolasi di asrama Universitas Trunojoyo dapat menampung sebanyak 336 orang, yang di khususkan bagi masyarakat Bangkalan, yang terpapar Covid-19.</p>
<p>&#8220;Untuk ruang isolasi dapat menampung sebanyak 336 orang, dengan rincian Flat Asrama berjumlah 2 Flat, yang mana masing-masing Flat memiliki 42 kamar dengan kapasitas maksimal 4 orang perkamar,&#8221; tandasnya Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo usai melakukan kunjungan.</p>
<p><strong>Sumber : Humas Polres Sumenep</strong></p>
<p><strong>Editor     : Mawardi</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3128/forkopimda-cek-kesiapan-tempat-isolasi-di-universitas-trunojoyo-madura/">Forkopimda Cek Kesiapan Tempat Isolasi di Universitas Trunojoyo Madura</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/terbaru/3128/forkopimda-cek-kesiapan-tempat-isolasi-di-universitas-trunojoyo-madura/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
