<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#TNI-Polri Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<atom:link href="https://jatim.relasipublik.com/tag/tni-polri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/tni-polri/</link>
	<description>Mengutamakan Kepentingan Publik</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Dec 2022 05:18:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://jatim.relasipublik.com/wp-content/uploads/2025/04/cropped-Desain-tanpa-judul-80x80.png</url>
	<title>#TNI-Polri Arsip - Relasi Publik Jatim</title>
	<link>https://jatim.relasipublik.com/tag/tni-polri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Quo Vadis Netralitas ASN?</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5953/quo-vadis-netralitas-asn/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5953/quo-vadis-netralitas-asn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2022 05:18:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#ASN]]></category>
		<category><![CDATA[#TNI-Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Quo Vadis Netralitas ASN?]]></category>
		<category><![CDATA[Sulaisi abdurrazaq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=5953</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Oleh: *Sulaisi Abdurrazaq* (Ketua DPW APSI Jatim)...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5953/quo-vadis-netralitas-asn/">Quo Vadis Netralitas ASN?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Oleh: *Sulaisi Abdurrazaq*<br />
(Ketua DPW APSI Jatim)</p>
<p>*INDONESIA* adalah negara postkolonial. Bekas jajahan. Baru belajar terapkan demokrasi.</p>
<p>Setelah dijajah Belanda dan Jepang, masih dijajah penguasa sendiri. Orde Lama, Orde Baru hingga pasca reformasi. Potensial mengidap mental inlander.</p>
<p>Hari ini, 12 Desember 2022, saya diminta Bawaslu Kabupaten Sumenep jadi narasumber, temanya: _Penegakan Hukum Pemilu dan Netralitas ASN, TNI dan Polri dalam Pemilu 2024._</p>
<p>Tulisan ini pandangan saya secara personal, bukan sebagai pemateri. Untuk materi diskusi, sudah saya siapkan slide khusus, agar lebih meyakinkan.</p>
<p>Tajuk _quo vadis_ itu penanda, bahwa saya sendiri psimis terhadap netralitas ASN pada Pemilu 2024. Apalagi jika ada calon petahana. Bisa tertindas psikologi ASN.</p>
<p>Tapi dengan kegiatan Bawaslu, sudah cukup ikhtiar itu untuk kita apresiasi. Semacam tindakan preventif.</p>
<p>Lalu, mengapa _quo vadis?_ karena regulasinya saja masih memberi peluang bagi ASN untuk tidak netral.</p>
<p>Coba saja bongkar UU No. 5/2014 tentang ASN. Meski utamakan _merit system_, tapi juga tegas: sanksi terhadap ASN, baik PNS maupun PPPK dilakukan oleh Pejabat Pembina Pengawasan (PPK).</p>
<p>Pertanyaan berikut, siapa PPK itu? Undang-Undang menjawab bahwa ia diduduki Kepala Daerah. Seseorang yang jelas-jelas anggota Partai Politik, atau pasti berafiliasi dengan Partai Politik.</p>
<p>Jadi, kalau di Sumenep, PPK itu ya Mas Fauzi, sang Bupati. Ia punya wewenang menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian Pegawai ASN dan pembinaan manajemen ASN di instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep.</p>
<p>Jadi jelas, dengan wewenang Kepala Daerah yang besar itu, sekaligus sebagai PPK, ASN rawan dipolitisasi.</p>
<p>Belum lagi kita bicara masalah birokrasi. _Spoils system_ dalam birokrasi yang berseberangan dengan _merit system. Patron clien relationship_ antara Kepala Daerah dengan Pegawai ASN dan seterusnya.</p>
<p>Inilah realitas kita, netralitas ASN dalam posisi rawan.</p>
<p>Jangankan Indonesia atau Sumenep, negara seperti Amerika Serikat, yang jelas-jelas dedengkot demokrasi, masih rentan terjadi politisasi pegawai sipil.</p>
<p>Jelang dua minggu pemungutan suara, detik-detik berakhirnya jabatan Presiden, Donald Trump malah tandatangani perintah eksekutif.</p>
<p>Isinya, mengancam akan kembalikan Amerika Serikat pada sistem &#8220;rampasan&#8221;. Sebagian besar pegawai pemerintah federal akan dipecat jika tidak loyal pada Presiden.</p>
<p>Dalam konteks Pemilu 2024 di Sumenep, bukan tidak mungkin, jika seorang ASN seperti Kepala Dinas, yang dinilai dapat menjangkau _grass root_ diberi beban politik oleh petahana.</p>
<p>Ambil saja contoh Kepala Dinas Pertanian misalnya, bisa saja diminta membantu petahana agar Kelompok Tani dapat dimobilisir, lalu diikuti ancaman akan dipindah ke pulau paling terpencil jika tidak membantu.</p>
<p>Begitu pula Dinas-Dinas lainnya. Betapa sulit ASN menghindar. Netralitas ASN begitu rentan.</p>
<p>Tapi, pelanggaran netralitas kadang juga terjadi karena ingin pertahankan jabatan, janji kenaikan pangkat, janji-janji proyek, masalah nepotisme, kedekatan personal dan seterusnya.</p>
<p>Bawaslu mencatat, 854 PNS atau ASN yang melanggar netralitas selama Pilkada Serentak 2020. Data ini berbeda dengan jumlah yang masuk ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dari 68 yang dilaporkan, 80,88 % terbukti melanggar netralitas.</p>
<p>Belum lagi perihal netralitas TNI &#8211; Polri. Pengalaman Pilkada Sumenep tahun 2020, dua minggu jelang pungutan suara, salah seorang Kades di Sumenep mengadu ke kantor kami, dirinya dipanggil Polres Sumenep, dimintai SPJ realisasi Dana Desa 2018-2019. Insting dan intuisi saya menilai, ada pesan tersirat dan tendensi politis dalam peristiwa itu.</p>
<p>Begitu pula pemanggilan terhadap beberapa Kepala Desa dari kepulauan. Tersirat guratan pesan yang syarat politik. Saya merasa terdapat begitu banyak desa tersandera masa lalu.</p>
<p>Belum lagi beban psikologis Camat-Camat, bukan tidak mungkin peristiwa tahun 2020 terulang pada Pilkada 2024.</p>
<p>Dalam situasi demikian, beranikah Bawaslu bersama-sama dengan rakyat bersatu padu menegakkan hukum pemilu dan mengawasi secara sungguh-sungguh netralitas ASN pada Pemilu 2024? Kita lihat saja.</p>
<p>Realitas-realitas itulah yang melatari tulisan ini dengan permulaan paragraf pertama berupa intensi: Republik postkolonial yang baru belajar ber-demokrasi.</p>
<p>Suatu gambaran, posisi ASN yang cukup rawan terjajah oleh klientisme birokrasi. Netralitas bisa cidera. ASN bisa jadi korban, bisa pula terjebak situasi karena serakah jabatan atau serakah pendapatan.</p>
<p>Klientisme atau hubungan patron klien itu kelompok atau individu yang tak sederajat. Klien lebih inferior dan patron lebih superior.</p>
<p>Dapat pula diartikan, patron adalah orang yang berada dalam posisi untuk membantu klien-kliennya (Scott, 1983 dan Jarry, 1991).</p>
<p>Karena itu, perlu komitmen semua pihak, baik bakal calon, ASN, TNI-Polri, tim pemenangan, penyelenggara Pemilu: KPU dan Bawaslu sampai ke jajaran paling bawah.</p>
<p>Begitu pula _civil society,_ jurnalis dan seluruh rakyat agar integritas Pemilu terjaga dan yang terpilih benar-benar memperoleh legitimasi, baik menurut hukum maupun politik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>( Red )</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5953/quo-vadis-netralitas-asn/">Quo Vadis Netralitas ASN?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-sumenep/5953/quo-vadis-netralitas-asn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sinergitas TNI-Polri dengan Latihan Bersama Para Pendekar dan Penandatanganan Deklarasi</title>
		<link>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-mojokerto/2836/sinergitas-tni-polri-dengan-latihan-bersama-para-pendekar-dan-penandatanganan-deklarasi/</link>
					<comments>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-mojokerto/2836/sinergitas-tni-polri-dengan-latihan-bersama-para-pendekar-dan-penandatanganan-deklarasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Jatim]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 May 2021 12:16:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[#Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[#dan]]></category>
		<category><![CDATA[#Deklarasi]]></category>
		<category><![CDATA[#Dengan]]></category>
		<category><![CDATA[#Latihan]]></category>
		<category><![CDATA[#Para]]></category>
		<category><![CDATA[#Penandatanganan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pendekar]]></category>
		<category><![CDATA[#Sinergitas]]></category>
		<category><![CDATA[#TNI-Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jatim.relasipublik.com/?p=2836</guid>

					<description><![CDATA[<p>MOJOKERTO, Relasipublik.Com &#8211; Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, S.I.K.,...</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-mojokerto/2836/sinergitas-tni-polri-dengan-latihan-bersama-para-pendekar-dan-penandatanganan-deklarasi/">Sinergitas TNI-Polri dengan Latihan Bersama Para Pendekar dan Penandatanganan Deklarasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, Relasipublik.Com &#8211;</strong> Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K., Bersinergi dengan Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto. SH melaksanakan program prioritas Kapolri melalui Pemantapan Kinerja Pemeliharaan Kamtibmas dengan melaksanakan Apel Sinergitas TNI-POLRI bersama para pendekar IPSI dan Deklarasi Sekaligus Penandatanganan IPSI Kabupaten Mojokerto di Lapangan Ds Jatirowo Kec Dawarblandong Mojokerto. Jumat (28/05/21) pagi.</p>
<p>Kegiatan yang kedua kalinya, sebelumnya tanggal 31 Maret 2021 bersama 120 Pendekar IPSI Mojokerto dari 9 perguruan Pencak Silat yang masing masing membawa 15 pendekar diantaranya PSHW, PSHT, Dali Kumbang, Nur Harias, Persinas Asad, Pagar Nusa, IKS, Tapak Suci, Perisai Diri di Gelora Ahmad Yani Kota Mojokerto,</p>
<p>Dalam rangka memperkuat dengan pembinaan Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat(Harkamtibmas), Kapolresta Mojokerto menginisiasi Program Prioritas Kapolri menuju Polri Presisi dalam pemantapan kinerja Pemeliharaan Kamtibmas dengan meningkatkan Silaturahmi antar perguruan pencak silat di Kabupaten Mojokerto dengan mengadendakan Latihan Bersama pencak silat yang diawali dengan apel sinergitas.</p>
<p>Sebagai pimpinan apel, Kapolresta Mojokerto mengatakan Sebagaimana Kita Ketahui Bersama, Kegiatan Ini Merupakan Salah Satu Langkah Untuk Memupuk Wawasan Kebangsaan Dengan Memakai Simbol Ikat Kepala Serta Menjalin Silahturahmi Kemajemukan Karena Pencak Silat Merupakan Warisan Kebudayaan Bangsa Dan Merupakan Komponen Kekuatan Pengamanan Yang Harus Selalu Kita Jaga Dan Kita Pupuk Untuk Keutuhan NKRI</p>
<p>&#8220;Selalu Bersinergi Dan Bersama-Sama Menjaga Kerukunan Dan Silaturahmi Antar Perguruan Pencak Silat Dalam Rangka Turut Serta Secara Bersama-Sama Bertanggung Jawab Untuk Mensukseskan Dan Menjaga Kamtibmas Yang Kondusif Di Wilayah Hukum Polresta Mojokerto,&#8221; AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K.,</p>
<p>Untuk Itu Saya Selaku Kapolresta Mojokerto Mengajak Semua Elemen Masyarakat Yang Ada Termasuk Perguruan Pencak Silat dapat menampilkan Ketrampilan Dan Diharapkan Muncul Bibit atau Calon Atlit Yang Mampu Berkiprah Baik Di Tingkat Propinsi Ataupun Tingkat Nasional Bahkan Kancah Internasional</p>
<p>“Jadikan Asean Games Sebagai Motivasi Dan Inspirasi Untuk Selalu Giat Berlatih Guna Mencapai Prestasi Yang Lebih Tinggi Sehingga Mampu Mengharumkan Nama Bangsa Indonesia Di Dunia Internasional. Pada Kesempatan Ini Pula Akan Memunculkan Persepsi Pada Pihak Luar Bahwa Ipsi Mojokerto Raya Menjunjung Tinggi Rasa Persaudaraan dan Tanpa Sadar Peran Ipsi Dalam Turut Serta Menciptakan Pemeliharaan Keamanan Dengan Bersatu Guyub Rukun Dan Saling Menjaga Keamanan Serta Selalu Bersinergi Membantu Tni-Polri,&#8221; Pinta Kapolresta</p>
<p>Menolak Ormas Radikal Dan Diharapkan Mampu Mengantisipasi Aksi Terorisme Serta Mendukung Kebijakan Pemerintah Dalam Pencegahan Penyebaran Virus Covid -19 ( 5 M)</p>
<p>Kami Mengapresiasi Kepada Para Ketua Perguruan Silat Yang Telah Bersinergi Dan Berkolaborasi Secara Bersama-Sama dalam Unsur Keamanan Lainnya Yang Telah Berupaya Dalam Menjaga Dan Merawat Kamtibmas Yang Ada Wilayah Hukum Polresta Mojokerto.</p>
<p>&#8220;Silaturahmi Dan Kerjasama Ini Sudah Sepantasnya Kita Bangun Dengan Baik, Untuk Saling Menjaga Kerukunan Dan Persaudaraan Serta Merawat Pencak Silat Sebagai Budaya Bangsa Tentunya Akan Menjaga Nama Baik Dan Kehormatan Masing-Masing Perguruan, Saling Menghormati Serta Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Sportifitas Yang Tentunya Juga Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Kebangsaan Dan Cinta Tanah Air Sehingga</p>
<p>Di lokasi latihan Bersama, Ketua IPSI Kabupaten Mojokerto Samsul Muarifin mengatakan atas antusias dari Kapolresta Bersama Dandim 0815 dengan menggelar apel dilanjutkan penandatanganan deklarasi IPSI serta Latihan para pendekar.</p>
<p>Guyub rukun sebagai wujud kerukunan akan mencapai sebuah prestasi yang kita banggakan tapi jika tidak ada kerukunan selalu cekcok maka prestasi juga akan tidak ada</p>
<p>“Luar biasa adanya acara seperti ini, saya sangat mendukung sekali selaku ketua IPSI Kabupaten Mojokerto dimana Dengan kegiatan ini akan ada suatu komunikasi dan ada suatu kelebihan dan kekurangan, itu akan bisa diterima oleh masing-masing perguruan dan diadakannya deklarasi ini akan mencapai suatu tujuan kerukunan yang ada di Mojokerto teman-teman perguruan itu jika sering di pertemukan itu akan mengurangi gesekan gesekan yang ada di luar Jadi intinya kita itu sering ketemu sering silaturahim kerukunan untuk menuju prestasi yang bisa tercapai,” Kata Ketua IPSI Kabupaten Mojokerto Samsul Muarifin</p>
<p>Kasubbag Humas Polresta Mojokerto IPDA MK Umam, SE menambahkan dalam kegiatan Apel Sinergitas TNI-POLRI bersama para pendekar IPSI dan Deklarasi Sekaligus Penandatanganan IPSI Kabupaten Mojokerto diikuti 120 Pendekar dari PSHW, PSHT, Pagar Nusa, IKS, Tapak Suci, Perisai Diri</p>
<p>Sumber : Humas Polres Sumenep</p>
<p>Editor    : Mawardi</p>
<p>Artikel <a href="https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-mojokerto/2836/sinergitas-tni-polri-dengan-latihan-bersama-para-pendekar-dan-penandatanganan-deklarasi/">Sinergitas TNI-Polri dengan Latihan Bersama Para Pendekar dan Penandatanganan Deklarasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jatim.relasipublik.com">Relasi Publik Jatim</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jatim.relasipublik.com/kabupaten-mojokerto/2836/sinergitas-tni-polri-dengan-latihan-bersama-para-pendekar-dan-penandatanganan-deklarasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
