Sumenep, Jatimrelasipublik.com – Modus Pemotongan dana kapitasi yang terjadi di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, semakin menemukan titik terang. Minggu, 19/1/2025.
Terbaru, Seorang dokter RN (inisial) berani jujur memberikan kesaksiannya bahwa, terkait pemotongan dana kapitasi tersebut memang benar adanya.
Menurutnya, karena kapitasi tempat dirinya berdinas besar, dan uang Blud + silva banyak, dulu dipotong hanya 10 persen dan pindah kapus dipotong 13 persen.
Bahkan Ia berharap, pemotongan kapitasi itu kecil seharusnya tidak ada pemotongan.
” Seharusnya, potongannya kecil, dan malahan seharusnya gak ada potongan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ia memaparkan bahwa potongan dana kapitasi pada tahun 2023 jumlahnya lebih besar potongannya daripada tahun ini. Kata Ia, PKM daratan lumayan besar motongnya.
” Iya, Pas tahun 2023 banyak PKM daratan yang lumayan gede motongnya, ada yang 35 sampai 40 persen, cuma waktu itu jadi temuan, makanya banyak yang nurunin habis itu,” ungkapmya.
Berdasarkan keterangan dokter RN isu pemotongan dana kapitasi itu fix adanya dengan modus awal dana tersebut memang ditransfer dari BPJS ke rening masing – masing penerima, akan tetapi dana tersebut ditransfer kembali ke puskesmas.
Untuk itu, awak media ini akan terus mengawal persoalan ini hingga terang benderang.
( Noung daeng )