Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita UtamaKabupaten SumenepTerbaru

Dikeluhkan Nasabah, Mesin ATM Bank’ BPRS Cabang Arjasa Tak Kunjung Di Perbaiki

29
×

Dikeluhkan Nasabah, Mesin ATM Bank’ BPRS Cabang Arjasa Tak Kunjung Di Perbaiki

Sebarkan artikel ini

Sumenep. Sejumlah Nasabah Bank’ BPRS Cabang Arjasa, Sumenep mengeluhkan autorneted teller mechine alias anjungan tunai mandiri (ATM ) yang rusak sejak beberapa minggu, kerusakan dalam waktu yang cukup lama membuat nasabah yang ingin bertransaksi melalui mesin ATM tersebut kebingungan.

Nasabah berharap mesin ATM yang terletak di depan kantor bank BPRS Cabang Arjasa itu segera di perbaiki demi fasilitas yang mumpuni serta kenyamanan dan keamanan ketika bertransaksi.

terdapat beberapa faktor yang menyebabkan masin ATM tidak berfungsi dengan baik, yaitu usia mesin yang telah lama di pakai. sehingga kalau nasabah bertransaksi melalui mesin ATM tersebut sering mengalami error.

” Ketika urusan di teller kami sering lambat karena harus nunggu dan antri, kalau transaksi lewat ATM mudah dan cepat. tapi sejak beberapa minggu terakhir tidak bisa di gunakan dan kami di sarankan bertransaksi di teller,” ujar salah satu nasabah yang enggan namanya di publikassikan.

Kepala bank BPRS Cabang Arjasa. Rahmat.ketika di temui pihak media mengakui dan menjelaskan, bahwa , kerusakan pada mesin ATM yang terletak di depan kantornya, memang sedikit menghambat, karena hal tersebut di picu beberapa faktor salah satu faktornya adalah karena usia mesin yang telah lama di pakai khususnya di bagian monitor yang tidak stabil sehingga kalau di gunakan untuk transaksi akan sering mengalami error.

Alternatifnya, pihak bank BPRS Cabang Arjasa mengarahkan setiap nasabah agar teller untuk bertransaksi.

Ketika mengalami lampu padam, sistem akan terganggu, dan untuk mengoptimalkan kembali program harus di tangani teknisi khusus. Itu juga salah satu faktor kenapa Mesin ATM tidak berfungsi dengan baik.

Menanggapi keluhan nasabahnya, pihaknya akan segera memperbaiki dan kini sedang menunggu teknisi yang masih berada di tempat lain.

“Kami akan segera memperbaiki kerusakan yang ada di sistem kami, karena kami juga tak ingin mempersulit nasabah ketika melakukan transaksi.” Katanya pada media.(@Sigit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *