Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita UtamaDaerahJawa timurKabupaten MalangKota Batu

Tingkatkan Perekonomian Warga, Pemdes Jatisari Kabupaten Malang Buka Wisata Pancingan

223
×

Tingkatkan Perekonomian Warga, Pemdes Jatisari Kabupaten Malang Buka Wisata Pancingan

Sebarkan artikel ini

JATIMRELASIPUBLIK.COM, MALANG – Dalam upaya meningkatkan perkonomian warga Pemdes Jatisari Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang membuka wisata pancingan.

Wisata pancingan yang dibuka di setiap akhir pekan ini, berpotensi menjadi sumber pendapatan Desa Jatisari (Badan Usaha Milik Desa). Hal ini seperti di ungkapkan Kepala Desa Jatisari Baihaqi saat ditemui di lokasi Wisata Pancingan pada Minggu,(10/10/2021) sore.

“Jadi wisata ini mulanya berasal dari rawa yang tidak produktif dan setelah kami menjadi kepala desa kami mencoba membuat lahan ini sebagai aset pemdes yang produktif, sehingga kemudian dapat meningkatkan perekonomian warga maupun menjadi sumber pendapatan desa” Ujar Baihaqi Kepala Desa Jatisari.

Hal senada juga disampaikan Abdul Aziz yang juga sekaligus menjadi pendamping desa tersebut, dirinya menuturkan bahwa Desa-Desa harus memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) salah satunya dengan memanfaatkan lahan untuk sebagai tempat wisata, sehingga menjadi sumber pendapatan desa itu sendiri.

” Saya mencoba menjelaskan dari awal dulu, bahwa dengar-dengar dari isu-isu bahwa dana desa pada tahun depan mengalami penurunan, Hal ini menandakan bahwa desa-desa memang harus memperkuat BUMDES nya, Wisata blong atau wisata pancingan ini menjadi salah satu unit usaha milik Desa Jatisari dengan harapan ini menjadi potensi untuk meningkatkan perkonomian masyarakat desa Jatisari itu sendiri” Sampai Pria sapaan Acik tersebut.

Lebih lanjut diri nya menambahkan, bahwa kedepan Pemdes Jatisari juga akan membuat wisata berbasis edukasi.

“Kedepan memang pak kades pernah menyampaikan jika kedepan punya harapan agar dapat membangun wisata yang berbasis edukasi, Hal ini tentu saja akan menjadi potensi besar, sehingga Desa Jatisari bukan hanya terkenal dengan Wisata Pancingan nya saja, akan tetapi wisata-wisata lain nya juga ada” Tambahnya.

Sementara itu kepala desa Jatisari berharap agar wisata-wisata yang ada didesanya tersebut menjadi tujuan wisatawan tak hanya berasal dari malang raya saja.

” Harapan nya mungkin mudah-mudahan wisata-wisata yang ada disini menjadi icon wisata tujuan wisatawan baik yang berasal dari malang raya, lebih-lebih dari wisatawan-wisatawan atau pengunjung dari berbagai kota ditanah air” Harap Baihaqi.

Untuk diketahui wisata pancingan yang ada di Desa Jatisari Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang ini buka di setiap akhir pekan. Dengan biaya ketika hendak mancing pengunjung cukup membayar kisaran Rp.20,000- 35,000 rupiah. (Red/Robi).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *